Skip to main content

Featured Post

Kota Layak Anak, Kenali Ciri-cirinya

Hari ahad datang lagi. Saatnya seharian menikmati jalan raya bebas mobil lalu lalang(Car Free Day). Di jalan utama depan gerbang komplek kami sudah ada CFD. Tak perlu lagi ke Senayan atau Bundaran HI. Sayangnya, hari minggu ini tidak digelar. Ya sudah, terlanjur ke luar rumah, kami balik badan, main di lapangan komplek saja.

Iklan Bagus Tidak Jual Kualitas


ninja oasis

Aturan beriklan rokok salahsatunya tidak boleh ada wujud rokok. Sejak itu, biro iklan jadi kreatif membuat konten yang tidak berhubungan (langsung) dengan produknya. Iklan rokok tapi menonjolkan petualangan, pesona alam, interaksi sosial, permainan kata-kata dan humor. Ternyata memang tren pariwara juga bergeser dari hard selling ke story selling. Content Creator Eno Bening ungkapkan dalam Ninja OASIS: "Trik Bikin Konten Sosmed, Buat Ningkatin Omset" , Hoshino Tea Time, Jakarta (28/ 4/ 18).



Iklan yang Dinanti

Dalam ajang kumpul antar penjual daring, Eno membagi update soal bagaimana konten komersial dieksekusi hari ini. Kita sama akui, Iklan adalah sesuatu yang dihindari. Begitu muncul, kita langsung ganti kanal televisi. Ia spontan kita skip kala pop up menutupi layar situs internet.

Namun kasusnya berbeda dalam perhelatan Super Bowl, Eno sebutkan. Super Bowl Sunday merupakan ajang pertandingan final sepak bola Amerika yang berlangsung di akhir musim pertandingan National Football League (NFL) Amerika Serikat.

Selain ingin menyaksikan dua finalis tim berlaga, para penonton juga menanti iklan-iklannya. Tak hanya oleh penggemar, iklan juga ditunggu mereka yang bukan football fans. Karena iklan Super Bowl terkenal menampilkan selebritis, artis, dan public figure.   

Ya, iklan tapi dinanti-nanti. Pariwara belum tayang tapi sudah jadi obrolan publik. Mereka bertanya-tanya; akan sekeren apa iklan edisi Super Bowl tahun ini?    

“Dalam Super Bowl, mereka sangat ingin menonton iklan. Mereka menanti. Brand mana yang iklannya sekarang paling oke. Mereka ingin tahu, iklan yang akan tayang bagus, seru, atau tidak,” imbuh Eno.

Tarif iklan Super Bowl  super mahal, yakni 5 juta dolar atau setara 67 milyar rupiah (kurs  1 dolar = 10 ribu rupiah). 

Tapi perusahaan rela merogoh kocek jutaan dolar demi satu advertisement berdurasi hanya 30 detik.

Alih-alih menghindari, kita malah mendatangi. Bukannya dilewati, ia malah dinanti. Jika kita amati, iklan-iklan bertarif selangit itu memiliki satu benang merah.

Ternyata perkembangan dunia iklan bergeser dari hard selling. Ads kini lebih menonjolkan visi dan misi, nilai, semangat, serta filosofi sebuah perusahaan. Iklan dikemas hingga hinggap dalam memori bawah sadar konsumen untuk tertarik lebih dulu.

“Yang dijual iklan tidak lagi kualitas. Tidak lagi barang tapi nilai yang dipegang perusahaan. Yang dibeli konsumen bukan lagi karena barang bagus, tapi karena keren,” tandas Eno.

Eno contohkan sebuah iklan Super Bowl 2018 yang menurutnya bagus. Yakni ad mobil yang menggambarkan persahabatan antar pemeluk agama. Mereka dipersatukan dalam kesamaan hobi yakni menonton football

Iklan tersebut tidak memamerkan product knowledge, informasi keunggulan mesin atau elegan fitur interior. Ia hanya menggambarkan semangat pluralitas, nilai keberagaman yang diusung perusahaan.     

Jadi, genggam benak konsumen dengan konten-konten yang memorable, humanis, dan melekat di ingatan. Buatlah mereka takjub dan terkesima lebih dulu.  Apakah tren ini di tanah air sudah ada?

“Apakah indonesia sudah sampai tahap tersebut? Sudah. Hanya mungkin kita belum ikutan. Masih pakai cara klasik. Masih ikut spam di komen orang,” tukasnya.

Maka Eno mengajak para peserta, pegiat UKM dan penjual, untuk lebih kreatif membuat konten. Iklan tidak sekadar menampilkan kualitas produk atau layanan. Mulailah berpikir melampaui hal tersebut. Mari buat iklan yang menyenangkan viewer ingin klik lagi. 

Ninja OASIS (Obrolan Asyik Seputar Bisnis) by Ninja Xpress merupakan diskusi inovatif para online seller. Diskusi menghadirkan narasumber yang berbagi pengalaman sukses. Hadir juga Head of Community at BukaLapak Muhammad Fikri. 

Comments

  1. Wah Pak Aan ke Ninja Oasis yang tanggal 28 April yah?

    Saya ke sana yang pas pematerinya Prabu Revolusi.

    Topik yang dibahas menarik, jadi tambah wawasan, semoga di event berikutnya Ninja Oasis ke lokasi yang berbeda, biar dapat suasana yang berbeda aja, hehehe

    ReplyDelete
  2. NINJA OASIS, saya belum pernah deh ikutan acara ini, bagus ya materinya, keren

    ReplyDelete
  3. Saya ampai baca 2 kali, oh jadi Ninja Oasisi ini nama event.. hehe

    menarik juga membahas bagaimana iklan yang menarik dan dinanti pemirsanya. Biasan kalau udah masuk iklan sering di skip

    ReplyDelete
  4. Aku beum pernah ikutan acara ninja oasis. semoga diadakan di daerah sehingga makin banyak yang ikutan dan nambah ilmu

    ReplyDelete
  5. Asik banget, nambah ilmu ttg trik advertisement.

    ReplyDelete
  6. iyah, aku juga suka dengan iklan yang konsepnya soft selling ya, bahkan ada dramanya. ini malah mudah aku ingat.

    ReplyDelete
  7. Ada ya Ninja Oasis, baru tau ada yg begitu. Seru ya pastinya bisa ikut acara itu..Sayang gak bisa ikutan

    ReplyDelete
  8. Sekarang emang dituntutkreatif ya buat ngiklan, gak ngiklan banget, tapi juga yang jauh bangte. Trus bener yg konten dengan nilai2 positif kyk gtu lbh disukai org. TFS

    ReplyDelete
  9. jaman sekarang memang kreativitas itu jadi sesuatu hal yang harus kita miliki ya :)

    ReplyDelete
  10. sebaik-baiknya iklaan emang yang gak nyepam dan setidaknya punya nilai. bener sih, Indonesia harus setidaknya mulai menerapkan itu..

    ReplyDelete
  11. Asik ya dapat ilmu begini. Bisa sharing...apalagi yg punya usaha pasti deh butuh yg beginian ilmunya...

    ReplyDelete
  12. Ni ja Oasis? Event ini pernah hadir di makassar gak ya? Senangnya bisa ikutan even ini. Jadi bisa paham gimana ngestatus or beriklan yang soft selling biar bisa lebih renyah

    ReplyDelete

Post a Comment