Skip to main content

Posts

Showing posts with the label ART AND ENTERTAINMENT

Featured Post

Keeping It Fresh With Adidas Originals

What is originality? How to stay original today, in the context of bringing brands to consumers and embrace the culture. As part of ORIGINAL IS NEVER FINISHED event, Adidas Originals Indonesia held a panel discussion “How to Stay Original Today” at Atrium Senayan City, Jakarta (3/3/18). Four speakers from well known founders and representatives gave the knowledge of what it takes to be original and stay true in the game. 


Press Screening & Press Conference 5PM: Masjid Bukan Toilet

Sudah banyak film Islami dibuat. Tontonan juga tuntunan yang tertuang dalam berbagai hikayat. Namun ada satu tema yang jarang disentuh. Padahal titik sentral umat. Lokasi di mana energi berkumpul menggelorakan jamaah. Syukurlah kini hadir film tentang masjid. Para awak media berkesempatan mengikuti Press Screening & Press Conference Lima Penjuru Masjid (5PM), CGV Blitz, Grand Indonesia, Jakarta (6/4/18).

KOPDAR KASKUS Kreator: Seniman Tidak Terkotak-kotak

Pasangan penulis Ayudia Bing Slamet dan Muhammad Pradana Budiarto alias Ditto Percussion optimistis kemunculan film “Teman Tapi Menikah” diterima khalayak ramai. Film yang diangkat dari dua buku mereka dengan judul yang sama. Film ini memberikan pengalaman cerita yang unik. Tidak selamanya friendzone berakhir 'tragis'. Ada yang berlanjut bahagia. KOPDAR KASKUS Kreator Vol. 7: "Dari Buku Hingga Layar Lebar" di Markas Kaskus, Menara Palma, Jakarta (23/3/18).  

Kisah Cinta Yang Elegan di MEET ME AFTER SUNSET

Biasa aktivitas serba nyaman di ibukota, Vino (Maxime Bouttier) terpaksa harus menerima kepindahan dia dan keluarganya ke daerah sunyi di Bandung, Jawa Barat. Daerah dingin yang membuatnya makin mager dan berselimutkan tebal, tak merasa perlu keluar rumah kecuali pergi ke sekolah. Itu yang dia pikir awalnya. Hingga ia bertemu Gadis (Agatha Chelsea)

Film Bersahaja Tentang Sosok Bersahaja, Press Screening Chrisye

Mendengarkan Chrismansyah Rahadi sama saja memanggil kembali ke relung kenangan masa kecil. Ayah memutar kaset di minggu pagi. ‘Anak Sekolah, ‘Hip hip Hura’, ‘Nona Lisa’ mendenyut meningkah di tiap sudut ruang tamu. Ibu menyajikan teh dan kudapan warna warni. Bocah wangi belum paham arti tapi bisa ikut bernyanyi. Mengenali mana senandung riangkan hati, sambil gelendotan manja di tulang punggung. Press Screening Film Chrisye bersama MNC Pictures dan Vito Global Visi, di Epicentrum XXI, Jakarta (1/12/17) menjadi momen paling istimewa di awal Desember. Memenuhi undangan, merengkuh lagi. Tepat di tanggal peringatan hari jadi.

Aku Tutup Laptop, Kok Ada Yang Nangis? Penulis "Keluarga Tak Kasat Mata" Penasaran

Kapan waktu cocok untuk menulis kisah horor? Ya malam hari. Tapi tak cuma itu. Penulis “Keluarga Tak Kasat Mata” Bonaventura Genta sengaja mencari suasana seram. Ia menulis di sudut-sudut tertentu yang memunculkan kemencekaman. “Aku prefer malam. Karena waktu menulis horor, aku memang sengaja mencari ketakutan. Kadang menulis di pojokan dapur, di kamar mandi. Hanya untuk mendapatkan ambiens itu,” tandasnya dalam Kopdar Kaskus Creator Vol 3, Menara Palma, Jakarta (14/11/17).

Bukatalks “Komik di Era Digital”: Ayo Kembalikan Stamina Komikus Cerita Panjang!

Sebelum bermunculan komik digital, penerbitan komik buku anak bangsa sudah lebih dulu lesu meski selalu nomor satu. “Industri komik buku di Indonesia, sebelum ada komik digital pun sudah kembang kempis. Komik buku matinya di toko buku. Ada komik Jepang, Amerika, memang itu saingan paling besar, selain pola pikir. Ada kecenderungan lebih baik membeli yang sudah pasti. Komik Indonesia kan selalu nomor satu. Terbit edisi pertama, nomor dua tidak ada,” ungkap Komikus Beng Rahadian dalam Bukatalks “Komik di Era Digital”, Bukalapak, City View, Jakarta (27/7/17).

Spider-Man: Homecoming | Pulang Kampung Momen Pendewasaan

Habis mencuri perhatian di Captain America: Civil War, akhirnya Spider-man punya film sendiri, dalam Marvel Cinematic Universe (MCU). Sudah seperti James Bond, pemeran si kepala jaring kerap berganti.  Banyak diyakini versi kali inilah yang diharapkan paling kena di hati. Khususnya dari segi usia pemerannya Tom Holland (21 tahun Juni ini) dengan keahlian fleksibilitas gimnastik. Spider-Man: Homecoming tayang terbatas di XXI Gandaria City, nobar perdana bersama OPPO Indonesia, selasa (4/7/17).


Bersungguh Dalam Nazar di “Insya Allah, Sah!”

Lihatlah apa yang dikatakan, jangan lihat siapa yang mengatakan. Raka (Pandji Pragiwaksono) mungkin dianggap lugu, aneh, kepo, dan kikuk di tengah interaksi sosial. Tapi ia berkata apa yang diyakininya. “Raka cuma ngomong apa yang Raka pikir dan rasakan. Tapi kadang orang suka aneh sama omongan Raka. Raka mah bilang Ini bener. Kalo yang bener Raka bilang. Kalau tidak ada yang baik untuk diucapkan, ya tidak diucapkan,” akunya dalam Meet and Greet Film Insya Allah Sah!”, MD  Place, Setiabudi, Jakarta (5/6/17).   

Kelas Blogger ke-15: Ajak Mainanmu Keluar

Toy Photography (fotografi mainan) unik karena ia  menghasilkan foto terlihat hidup dan bercerita meski berobjek benda mati. Apa rahasianya? Jangan hanya simpan mainan dalam kotak. Ajak mereka keluar bermain. " 'Gimana sih bikin foto mainan biar bagus? Punya banyak mainan di rumah, tapi kalo difoto tidak dapat feel-nya?’ Saya cuma bilang; mainannya ajak keluar. Ajak jalan. Jangan ditaruh di rak, jangan dibungkus di kotaknya. Saya selalu bawa kotak ini ke mana-mana,” ungkap Toygrapher, Rahmat Budiman dalam Kelas Blogger ke-15: “Seru-seruan Motret Mainan Pakai Kamera Handphone,” Taman Ismail Marzuki, Jakarta (29/4/17).

[catatan] Jakarta National Roadshow Toys and Kids Expo 2015

Sabtu dan Minggu lalu saya sempat ke Jakarta National Toys and Kids Expo 2015, pasar mainan tumplek plek dalam satu tempat di Kartini expo Center Balai Kartini, Jakarta (4-5/4). Hari pertama bersama keluarga. dan di hari terakhir, sendiri. Tidak perlu beli tiket lagi karena satu karcis terusan untuk dua hari. Pembelian satu tiket sudah dapat satu botol minuman milk tea diparuh jam pertama dan sebungkus jeli buah di paruh jam berikutnya.



Storytelling for Comics: Jangan Tunggu Inspirasi, Kuasai Fundamentalnya!

Sepenggal wasiat profetik berbunyi: “… Jika kamu berada di sore hari, jangan menunggu pagi hari, dan jika engkau di pagi hari janganlah menunggu sore”. Pesan ini juga berlaku saat bercerita dalam tuangan gambar. Ilustrator Caravan Studio, Hendry Iwanaga, mengungkapkan, jangan tunggu inspirasi, tapi ketahui fundamentalnya. Apakah itu? 


Popcon Comic Talkshow: Jepang Heran Komiknya ‘Ditelan’ Bulat

Komik Jepang atau manga laku keras di pasar Asia, Amerika, sampai Eropa Barat dan Timur. Hal ini kerap membuat Jepang heran betapa karya mereka bisa ‘ditelan’ bulat-bulat pembacanya di penjuru dunia. Demikian ungkap pengamat komik dan jurnalis lepas, Hikmat Darmawan. “Paling tidak, mayoritas komikusnya seringkali heran kenapa komik mereka ditelanbulat-bulat konsumen di negara lain, dari Asia, Amerika, sampai Eropa Barat dan Timur. Jerman misalnya, salahsatu penerbitan yang sangat laris di sana adalah manga. Komikus, perusahan apalagi pemerintah Jepang  seringkali heran, kok bisa?,” Sebutnya dalam comic talkshow Akademi Samali bertajuk “Preparing Publishing Industries to Face AFTA.” di ajang Popcon Asia 2014, Gedung Smesco, Jakarta, sabtu (20/9/14).  



AXA Workshop: Ayo Bikin Film Pendek!

Bagaimana cara bikin film oke? Film yang orang kalau usai nonton langsung komen:  “wah ini film gue banget nih”, atau “Men, gw pernah ngalamin kayak gini nih”. Pembuat film, Dennis Adhiswara punya resepnya. “Sekarang saya tanya. Ini boleh curcol. Ga bakal saya ketawain. Manusia tidak bisa hidup tanpa apa sih? Gelitik pemeran Mamet dalam Ada Apa Dengan Cinta itu bertanya di depan ratusan peserta AXA Short Movie Workshop & Competition di SAE Institute, FX Sudirman, Jakarta (8/5/13).