Skip to main content

Posts

Showing posts with the label JOURNALISTIC

Featured Post

Destinasi Banyak Dikenal dan Didatangi. Bagus Sih. Tapi...

Selain menemukan The Beach (2000), Leonardo Di Caprio (Richard) juga mendapati persekutuan pelancong radikal yang tidak rela surga dunia itu diketahui banyak orang. Mereka kuatir, main banyak yang datang, sisi natural pantai dan pesona pulau itu akan terkikis. Tapi itu hanya kisah fiksi yang diangkat dari novel Alex Garland dengan judul yang sama (1996). Faktanya, makin banyak yang tahu ada satu destinasi ciamik, tingkat ekonomi sekitar destinasi jadi naik. Berbagai fasilitas disediakan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.

FMB9: Ketika Media Berikan Teroris Oksigen

Margaret Thatcher pernah ingatkan “We must try to find ways to starve the terrorist of the oxygen of publicity”. Demikian kutip Ketua Dewan Pers Josef Adi Prasetyo dalam Diskusi Forum Merdeka Barat 9 “Cegah dan Perangi Aksi Teroris”, kantor Kominfo, Jakarta (16/5/18). Pemberitaan media kita soal aksi teror dianggap malah memberi publisitas yang diinginkan teroris. 

Indonesia Data Driven Journalism (IDDJ) 2017: Satu Data Untuk Pemerintahan Terbuka

Melalui Satu Data, Kantor Staf Presiden mendukung dan berupaya penuh untuk melakukan pembenahan atas data pemerintah Indonesia. Data tersedia dalam format terbuka dan mudah digunakan kembali, demi meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah, dan meningkatkan partisipasi masyarakat mengawal pembangunan. Portal Data Indonesia diinisiasi Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan Pengendalian Pembangunan (UKP-PPP) sebagai salah satu komitmen pemerintah dalam Open Government Partnership. Poin tersebut penting ditekankan dalam Indonesia Data Driven Journalism (IDDJ) 2017: “Pemanfaatan Data Terbuka untuk Kemajuan Energi Nasional dan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat”, Ballroom Pertamina, Gedung Utama Lt M, Kantor Pusat PT Pertamina (Persero), Jakarta (21/4/17).

Indonesia Data Driven Journalism 2017: Staf Presiden Sulit Cari Data Pidato

Proses penyusunan pidato Presiden RI bukan tanpa hambatan, karena untuk menyampaikan pidato yang diperkuat data, kadang staf Presiden kesulitan mencari data yang valid. Tiap kementerian kerap memiliki data yang berbeda untuk topik yang sama. Deputy 1 Bidang Pengelolaan dan Pengendalian Program Prioritas Nasional, Kepala Staf Kepresidenan Darmawan Prasodjo, mengungkapnya dalam Indonesia Data Driven Journalism (IDDJ) 2017: “Pemanfaatan Data Terbuka untuk Kemajuan Energi Nasional dan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat”, Ballroom Pertamina, Gedung Utama Lt M, Kantor Pusat PT Pertamina (Persero), Jakarta (21/4/17).

Indonesia Data Driven Journalism 2017: Pertamina Buka Data Sejak 2006

Menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, di mana semua badan pemerintah berkewajiban mempublikasikan data dan informasi kepada masyarakat, bahkan sejak 2006, PT Pertamina (Persero) selalu menyediakan informasi perusahan untuk dapat diakses publik di situs resminya.  “Sejak bertransformasi 10 tahun lalu, Pertamina senantiasa memberikan informasi resmi, khususnya di bidang energi, di website resmi pertamina.com sebagai sumber data akurat yang bisa diakses semua pihak,” tandas  Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Syahrial Mukhtar dalam Indonesia Data Driven Journalism (IDDJ) 2017: “Pemanfaatan Data Terbuka untuk Kemajuan Energi Nasional dan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat”, Ballroom Pertamina, Gedung Utama Lt M, Kantor Pusat PT Pertamina (Persero), Jakarta (21/4/17).