Skip to main content

Featured Post

Kota Layak Anak, Kenali Ciri-cirinya

Hari ahad datang lagi. Saatnya seharian menikmati jalan raya bebas mobil lalu lalang(Car Free Day). Di jalan utama depan gerbang komplek kami sudah ada CFD. Tak perlu lagi ke Senayan atau Bundaran HI. Sayangnya, hari minggu ini tidak digelar. Ya sudah, terlanjur ke luar rumah, kami balik badan, main di lapangan komplek saja.

Rumah Nenek dan Kamar Mandi Suram Layak Instagram


adelyavk

Punya anak-anak usia balita dan di bawah 12 tahun yang sedang aktif-aktifnya, bukan berarti kita tidak bisa menata rumah layak instagram (instagramable). Di sini kita perlu pintar-pintar menyiasati. Simak tips dari interior enthusiast Adelya dan Irma Alaydrus dalam Talkshow and Blogger Gathering “Dekor Rumah Ala Instagramyang dipandu founder Indonesian Social Blogpreneur (ISB) Ani Berta, Jakarta Convention Center (3/2/19).

Desain Rumah Ramah Anak

Momen menarik suatu temuwicara adalah sesi tanya dan jawab. Seorang peserta, kakak kita Laily bertanya, seperti apa desain rumah yang nyaman dan instagramable di tengah anak-anak yang rasa ingin tahunya tinggi? Semua barang dipegang. Kalaupun  kita sudah desain bagus, khawatir nanti ada saja barang yang jatuh. 



Irma menjawab, dirinya juga punya anak yang susah duduk diam. Maka ia  mengakali dengan meletakkan barang rentan jauh di atas jangkauan anak-anak. Adapun perabot yang ia pasang dekat jangkauan rerata bukan barang pecah belah. Yang ia pasang di jangkauan anak-anak adalah standing lamp, tempat lilin dari besi, dan kipas angin. Selebihnya, lebih baik kosong.

Di tempat televisi tidak banyak pajangan. Di atas rak buku hanya ada pot plastik dan bunga palsu. Jadi di tempat yang sekiranya paling sibuk, seperti ruang keluarga (living room), Irma menghindari barang yang mudah tersenggol dan pecah. Ia pasang tinggi bingkai di living room, di atas ambalan yang hanya butuh 2 sekrup dan tidak  banyak melubangi tembok.
  
Rumah Belanda Layak  Instagram

Pertanyaan menarik selanjutnya datang dari adik kita Deni. Ia butuh saran, bagaimana memberi nuansa milenial untuk rumah peninggalan nenek tercinta yang bercorak vintage zaman kolonial Belanda? Rumah nenek masih menyimpan furnitur gaya klasik, masih terpasang jendela-jendela besar dari kayu jati, dan rangka kayu yang tebal dan lantai tegel. Deni ingin mengubah desain interior lebih kekinian dengan tetap mempertahakan unsur lawas.



Adelya menyarankan mengubah desain dari vintage ke industrial karena kedua tema itu lebih dekat hingga less effort dan tak perlu banyak perubahan. Deni cukup mengganti cat lis jendela atau pintu kayu jadi warna hitam, dan kombinasi unsur kayu dengan perabotan baja atau besi.

Furnitur-furnitur lawas bisa dicat duco warna putih. Lalu manfaatkan lantai tegel dengan desain ala coffe shop yang banyak digemari kaum milenial. Aplikasikan pencahayaan dengan lampu gantung, dan kombinasikan meja makan kayu jati dengan kursi-kursi besi.  Jika kita perhatikan juga, beberapa co-working space di ibukota menerapkan konsep industrial.

Kamar Mandi Seram Layak Instagram

Pertanyaan bagus berikutnya terucap dari adik kita yang sungguh  sayang saya lupa namanya. Ia baru pindah dari Lampung ke Jakarta. Homestay yang ia tinggali di ibukota memiliki dekor rumah nuansa lama yang lebih ke gaya industrial. Masalahnya, adik kita ini kerap dihantui perasaan cemas ketika harus beranjak ke kamar mandi. Kamar mandi lumayan luas dengan tembok marmer dan cahaya agak temaram.   

Karena dinding marmer dan akan membutuhkan kerja keras untuk mengebor, maka kurang memungkinkan dipasang ambalan. Adelya menyarankan adik kita memberi tanaman hidup di kamar mandi untuk kesan hangat. Adik bisa letakkan tanaman srigading, teplan, atau lipstik. Sriganding bagus ditaruh di pot anyaman. Atau adik bisa pakai tanaman palem memanfaatkan ukuran kamar mandi yang luas. Jangan lupa untuk berikan cahaya yang cukup agar kamar mandi tampak terang.



Melengkapi Adelya, Irma rekomendasikan pemberian nuansa kayu. Misal  di bath tub bisa dikasih tempat berwarna kayu untuk menaruh sabun atau buku. Di atas kloset bisa diletakkan storage kayu yang bisa kita rangkai sendiri.  Rak pasang di atas pakai ambalan dengan satu-dua  tingkat menyesuaikan.

Kemudian di wastafel bisa letakkan keranjang anyaman kecil untuk menaruh toiletries. Atau di bawah bisa dikasih keranjang ayaman tinggi untuk laundri. Pendek kata, kurangi unsur metal dan beri nuansa kayu dan kehijauan agar kamar mandi terasa nyaman dan hangat.

Tips Foto Layak Instagram

Di balik foto interior design nan ciamik menghiasi lini masa instagram, terdapat penerapan teknik yang bisa dilatih jika ingin foto berpredikat layak instagram (instagramable). Simak tips dari Irma Alaydrus. Bermula dari menekuni fotografi makanan (food photpgraphy), Irma kini  merambah ranah fotografi desain interior. Tak hanya mengunggah foto makan, para fotografer Eropa yang akun instagramnya ia ikuti ini juga upload foto-foto interior design. Di sini Irma mulai mempelajari Scandinavian Design. 

Baiklah, tanpa mengulur paragraf, berikut tips mudah foto desain interior agar tampak profesional:    

1.    Straight Line. Kalau mau foto meja, pasang kamera sejajar dengan objek utama yang akan difoto. Kalau sudah terlanjur, bisa disiasati dengan mengedit di Picture Editor, Snapseed, Pixart, atau aplikasi edit foto lainnya yang memiliki  fitur meluruskan.

Cara lain, sebelum motret, aktifkan grid di ponsel sebagai acuan apakah objek yang mau dijepret sudah lurus atau belum

2.    Multiple Angle. Ambil foto dari berbagai sisi dan sudut pandang agar kita punya banyak pilihan dan memilah yang paling bagus

3.    Soft Texture. Tambahkan ornamen di sekitar objek utama; selimut, tanaman buku, lilin, dan semua benda yang mengesankan kenyamanan. Aplikasikan secara variatif baik ukuran besar-kecil maupun tinggi-rendah. Contoh, jika ingin foto buku, gunakan lampu meja di satu sisi lalu letakkan objek utama kemudian beri pajangan yang lebih rendah. Adanya perbedaan memberikan suatu image terlihat menarik.

4.    Natural light. Tiada lampu yang bisa menyaingi cahaya alami. Kalau mau  foto sementara ruangan gelap, gunakan tripod lalu atur setting kamera ke pro dengan shutter speed rendah untuk menyerap semua cahaya di ruangan. Sekecil apapun natural light di ruangan bisa dimanfaatkan.

Misal, kita ingin memotret objek yang berada di depan jendela, otomatis hasil foto akan backlight. Supaya objek terlihat terang, pasang reflektor untuk memantulkan cahaya. Letakkan cermin berlawanan arah dengan jendela. Cahaya dari jendela akan dipantulkan ke cermin yang akan memantulkan lagi ke kursi hingga terlihat terang.

Usahakan lampu ruangan mati, kecuali ingin memberikan nuansa warm. Tapi jika foto di siang hari dengan jendela terbuka, usahakan lampu ruangan mati. Karena nanti akan ada bayangan yang tidak perlu dari atas. Padahal  mestinya bayangan kita dapat dari cahaya alami saja.

Secanggih apapun cahaya, hasil foto tidak akan maksimal kalau kita tidak atur white balance. Misal kita pasang lampu kuning, otomatis yang tampak di kamera itu semua berwarna kuning. Yang putih pun akan terlihat kuning.  Jadi  kita mesti mengedit foto lagi setelahnya.

5.    Focus point. Usahakan fokus ke objek foto dan jauhkan dari benda sekitar yang sekiranya dianggap membelah fokus atau gagal fokus (distraction). Misal, kita hanya ingin foto sofa, sedangkan di depan sofa ada meja dan di samping ada kabel listrik. Kita geser mejanya dan tutupi kabelnya. Kita berusaha tampikan penuh dari image yang ingin ditampikan.

Comments