Skip to main content

Posts

Featured Post

Mau Sukses Indonesia 4.0? Kuasai 3 Bahasa ini

Menghadapi Industri 4.0, dunia kian berbenah. Amerika dengan ‘radical inovation’. Cina andalkan ‘speed’. Eropa konsisten ‘engineering excellence’. Jepang dan Korea Selatan mampu ‘ability to scale up’. Indonesia punya apa? Simak jawaban Menteri Perindustrian Republik Indonesia Airlangga Hartarto dalam Obsat #202 “Menuju Indonesia 4.0”, Paradigma Cafe, Cikini, Jakarta (11/5/18).  
Recent posts

Sekali Lagi, Bahagia Itu Pilihan

Asuransi masih menjadi kebutuhan yang dianggap mewah terutama bagi para kaum muda pekerja dan keluarga baru. Kerap kali kita lebih prioritaskan kebutuhan lain ketimbang harus ditambah dengan membayar premi. Padahal proteksi makin menjadi penting menunjang kehidupan dan ketenangan dalam bekerja.

Perkembangan Terkini SP JICT dan TPK Koja

Kamis 11 Oktober 2018 menjadi hari yang istimewa, setidaknya bagi 400 pekerja alihdaya Jakarta International Container Terminal (JICT) yang tergabung dalam Serikat Pekerja Container (SPC) yang diberhentikan sepihak pada 31 Desember 2017. Sembilan bulan lebih, ratusan pekerja alihdaya yang di-PHK ini berjuang demi mendapatkan keadilan untuk dapat bekerja kembali.

Raih Pahala Yang Terus Mengalir Bersama iwakaf

Kita sering mendengar atau membaca salahsatu hadits masyur yang diriwayatkan Abu Hurairah; bahwa pabila seseorang telah meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali 3 perkara, yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan. 

Antara Aku, Kamu, dan Si Merah

Privasi jadi sesuatu yang mewah hari ini. Orang bahkan rela membayar mahal untuk mendapatkannya. Faktor kecepatan, kemudahan, keamanan, dan kenyamanan sangat terkait di dalamnya. Temasuk dalam hal pengiriman barang. What if I told you, dengan biaya ekonomis, kita bisa dapatkan semua keunggulan itu sekaligus? Kirim via loker ke loker, jawabannya.

Me-Time itu Egois

Percakapan di atas dua roda bisa sangat berkesan. Pulang menumpang motor seorang kawan satu kantor setahun lalu masih menyisakan tanya. Hingga hari ini. Kata kawan itu, sebut saja Pak Jati, begitu  lelaki menjadi kepala keluarga, tidak ada lagi waktu untuk dirinya sendiri. Kau harus melepas semua kebebasan yang pernah kau dapat waktu masa lajang dulu. Pendeknya, kepala keluarga tidak lagi punya me-time.

Komedi Rumah Tangga dengan Pesan Mendalam

Suami adalah kepala keluarga. Tepat. Suami bertanggungjawab penuh untuk keluarga. Setuju. Namun apa yang terjadi jika kondisi tertentu mengharuskan sebaliknya? Film 3 Dara 2  menjawab pertanyaan kita bersama.    

Dunia Lagi Drifting, Inilah Indikatornya

Pendiri Foreign Policy Community Indonesia Dino Patti Djalal mengajukan pertanyaan kepada ribuan peserta pembukaan Conference of Indonesian Foreign Policy 2018 “A Dangerous Drift? Ideas To Fix a Broken World”. Yang anggap dunia sekarang dalam kondisi tak menentu (drifting), silakan angkat tangan. Jawaban mengejutkan yang didapat. Hampir seluruh hadirin yang memenuhi the Kasablanka Hall, Jakarta (20/10/18) spontan mengangkat tangan.