Featured Post

Hanya Satu Cara Lestarikan Bahasa Daerah: Wariskan!

Image
Bagi rekan pembaca yang pemerhati bahasa Indonesia, mungkin familiar dengan slogan Badan Bahasa Republik Indonesia: “Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing.

Kaya Itu Harus, Ibadah Jalan Terus

books


Semesta adalah hamparan tanda-tanda, memandu kita mengarungi naik turun kehidupan. Bagi orang beriman, kitab suci jadi peta mengenali isyarat zaman. Untuk kaum relijius, sabda nabi dan petuah orang saleh adalah lanjutan penjelasan. Tampak lurus jalan kala kita fokus menuju ukhrawi. Hingga di tengah bertemu keinginan-keinginan duniawi. Uang bukan segalanya, tapi segalanya perlu uang. Jadi bagaimana?


Analogi dan Inspirasi

Allah Subhanahu wa Ta’ala sudah menjamin kemudahan bagi manusia yang membaca dan mengkaji Al-Qur’an. Berbagai lembaga dengan pilihan metode dan aktivitas pengajaran makin mudah ditemui. Tinggal kemauan kita untuk mengambil pelajaran darinya. 

Orang awam memahami ayat-ayat yang memang berbahasa perumpamaan agar mudah dimengerti. Para ahli tafsir dan pakar punya mandat lebih lanjut mencecap saripatinya. Mengupas inti buah lebih daging lagi.

Manusia kota digenggam kesibukan dari pagi hingga sore. Bahkan menjelang tengah malam. Saling pacu berlomba menuntas tugas menuju lap satu melaju ke lap berikutnya. Begitu seterusnya. Berputar kembali esok harinya.


self help chicken soup

Semua demi sesuap nasi dan segenggam berlian. Jatuh bangun kita mengejarnya. Sebagian bahkan menempuh segala cara. Ada yang mudah patah, ada yang pantang menyerah, ada yang gigih, tabah lalu berserah, dan ada yang sepenuhnya pasrah. Dunia begitu menggiurkan sekaligus menguarkan.  

Jangan kejar dunia saja, kawan ingatkan. Tak cukup hanya berdoa, nasehat teman. Uang memang bukan segalanya, tapi segalanya perlu uang. Jadi bagaimana? 

Berseimbang dan konvergen. Jadikan dunia sebagai kendaraan kita menuju kehidupan sebenarnya. Tanam dalam relung: Aplikasi Pencari Rezeki Rezeki berkah melimpah dengan konsep nilai dalam Islam.
    
Duaratus delapan lembar halaman yang ringan meski bicara makna-makna ilahiah. Sepaket analogi populer yang bertabur kutipan-kutipan menohok dan jenaka. Ditambah kisah-kisah inspiratif yang jitu memotret keseharian. Sepintas mengingatkan tips dan kiat kreatif ala Austin Kleon.

Bahasan terkadang melompat namun tangkas menyuguhkan fitur-fitur andalan. Bahwa hidup harus kaya. Kaya tak selalu identik dengan harta, juga kaya akan gagasan, eksekusi, manuver, dan inovasi. Berdaya sebelum memberdayakan. Secara bersamaan, ibadah pun jangan putus. Buka kunci gerbang kemustahilan dan jemput rezeki dengan cara yang halal. 

Rezeki tidak sebatas uang, karena pabila kita selalu bersyukur maka akan ditambah. Bersyukur dengan sedekah. Beri hati asupan gizi dengan tabungan energi positif agar  senantiasa lapang. Selalu berprasangka baik untuk segala ups and downs. 

Inilah tasawuf modern. Sufi on the go buat generasi milenial yang lincah dan dinamis. Ini belum resensi, sekadar percobaan dalam memetik esensi. Karya kolaborasi yang memendarkan energi fusi. Buku yang mengingatkan kita agar senantiasa buka mata dan telinga. Kenali takdir dan nasib. Selalu asah indera.   

Dunia sudah sedia untuk kita serap segala potensinya. Manusia serupa ponsel pintar yang menyandingkan perangkat solid (jasmani dan rohanidengan peranti lunak (doa dan usaha). Instal aplikasi yang cocok. Jalankan. Kini segala akses sudah di awan dan mudah dicapai gawai. Ayo naik dan melesat. Berjuanglah. Jatuh, bangun, jatuh, dan bangun lagi.   


Judul: Aplikasi Pencari Rezeki
Penulis: Wusda Hetsa & Achi TM
Penerbit: Pastel Books
Tahun: 2018
Tebal: 208 halaman
ISBN: 978-602-6716-13-2

Popular posts from this blog

Tangkas SEO dan Cerdas Keuangan

Rice Cooker Hilangkan Puluhan Kosa Kata Sunda

Kembalinya Satu Paket Kocak di Film Preman Pensiun