Skip to main content

Featured Post

BukaTalks: Jangan Suruh Hafal, Ajak Anak Alami

Macgyver lumpuhkan penjahat hanya lewat rakitan alat yang ditemui di sekitar. Dalam versi remake, di satu episode, cowok panjang akal ini bilang ayahnya yang mengajarkan dia science (sains) sejak kecil. Co Founder Ilmuwan Muda Indonesia (IMI) Kartika Oktorina membawa keseruan sains untuk anak di BukaTalks by BukaLapak: “Pendidikan Untuk Semua”, Plaza City View, Jakarta (2/5/18).

Instal Aplikasi Pencari Rezeki: Kaya Itu Harus, Ibadah Jalan Terus

books


Semesta adalah hamparan tanda-tanda, memandu kita mengarungi naik turun kehidupan. Bagi orang beriman, kitab suci jadi peta mengenali isyarat zaman. Untuk kaum relijius, sabda nabi dan petuah orang saleh adalah lanjutan penjelasan. Tampak lurus jalan kala kita fokus menuju ukhrawi. Hingga di tengah bertemu keinginan-keinginan duniawi. Uang bukan segalanya, tapi segalanya perlu uang. Jadi bagaimana?



Analogi dan Inspirasi

Allah Subhanahu wa Ta’ala sudah menjamin kemudahan bagi manusia yang membaca dan mengkaji Al-Qur’an. Berbagai lembaga dengan pilihan metode dan aktivitas pengajaran makin mudah ditemui. Tinggal kemauan kita untuk mengambil pelajaran darinya. 

Orang awam memahami ayat-ayat yang memang berbahasa perumpamaan agar mudah dimengerti. Para ahli tafsir dan pakar punya mandat lebih lanjut mencecap saripatinya. Mengupas inti buah lebih daging lagi.

Manusia kota digenggam kesibukan dari pagi hingga sore. Bahkan menjelang tengah malam. Saling pacu berlomba menuntas tugas menuju lap satu melaju ke lap berikutnya. Begitu seterusnya. Berputar kembali esok harinya.


self help chicken soup

Semua demi sesuap nasi dan segenggam berlian. Jatuh bangun kita mengejarnya. Sebagian bahkan menempuh segala cara. Ada yang mudah patah, ada yang pantang menyerah, ada yang gigih, tabah lalu berserah, dan ada yang sepenuhnya pasrah. Dunia begitu menggiurkan sekaligus menguarkan.  

Jangan kejar dunia saja, kawan ingatkan. Tak cukup hanya berdoa, nasehat teman. Uang memang bukan segalanya, tapi segalanya perlu uang. Jadi bagaimana? 

Berseimbang dan konvergen. Jadikan dunia sebagai kendaraan kita menuju kehidupan sebenarnya. Tanam dalam relung: Aplikasi Pencari Rezeki Rezeki berkah melimpah dengan konsep nilai dalam Islam.
    


Duaratus delapan lembar halaman yang ringan meski bicara makna-makna ilahiah. Sepaket analogi populer yang bertabur kutipan-kutipan menohok dan jenaka. Ditambah kisah-kisah inspiratif yang jitu memotret keseharian. Sepintas mengingatkan tips dan kiat kreatif ala Austin Kleon.

Bahasan terkadang melompat namun tangkas menyuguhkan fitur-fitur andalan. Bahwa hidup harus kaya. Kaya tak selalu identik dengan harta, juga kaya akan gagasan, eksekusi, manuver, dan inovasi. Berdaya sebelum memberdayakan. Secara bersamaan, ibadah pun jangan putus. Buka kunci gerbang kemustahilan dan jemput rezeki dengan cara yang halal. 

Rezeki tidak sebatas uang, karena pabila kita selalu bersyukur maka akan ditambah. Bersyukur dengan sedekah. Beri hati asupan gizi dengan tabungan energi positif agar  senantiasa lapang. Selalu berprasangka baik untuk segala ups and downs. 

Inilah tasawuf modern. Sufi on the go buat generasi milenial yang lincah dan dinamis. Ini belum resensi, sekadar percobaan dalam memetik esensi. Karya kolaborasi yang memendarkan energi fusi. Buku yang mengingatkan kita agar senantiasa buka mata dan telinga. Kenali takdir dan nasib. Selalu asah indera.   

Dunia sudah sedia untuk kita serap segala potensinya. Manusia serupa ponsel pintar yang menyandingkan perangkat solid (jasmani dan rohanidengan peranti lunak (doa dan usaha). Instal aplikasi yang cocok. Jalankan. Kini segala akses sudah di awan dan mudah dicapai gawai. Ayo naik dan melesat. Berjuanglah. Jatuh, bangun, jatuh, dan bangun lagi.   


Judul: Aplikasi Pencari Rezeki
Penulis: Wusda Hetsa & Achi TM
Penerbit: Pastel Books
Tahun: 2018
Tebal: 208 halaman
ISBN: 978-602-6716-13-2

Comments

  1. Sukkkkaaa sama "kaya itu terus, ibadah jalan terus" jadi memotivasi banget usai baca bukunya

    ReplyDelete
  2. selamat termotivasi dan terus bergerak kak Fenni!

    ReplyDelete
  3. habis baca buku ini inshaallah pembacanya langsung benerin sholat, langsung memantaskan diri hehe

    ReplyDelete
  4. aku habis baca buku ini langsung cuss mikirin sholat aja belum beres masih setengah-setengah, berdoa juga bisa dibilang kalau ada maunya aja hehehe bener dah malu terkadang sama Allah karena ibadah aja males tapi Allah masih memberikan rezekinya untuk saya. Aduh sumpah ga karuan saya baca buku ini. Selama membaca saya share juga ke suami, anak, saudara , dan bahkan tetangga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kak Sifora, perkuat yg dasar dan fundamental dulu ya; shalat :)

      Delete
  5. Suka banget baca tulisannya, Mas. Berasa "kena" banget. Kadang kita terlalu sibuk mencari rejeki, sehingga lupa bahwa kita di dunia ini untuk beribadah.
    Aku juga udah baca buku Aplikasi Pencari Rezeki-nya. Bagus banget. Bahkan udah pindah tangan ke mamaku, dan langsung tamat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah keren juga mama kak Dian.. makin banyak yg termotivasi ya :)

      Delete
  6. Setelah baca buku ini bener² jadi termotivasi, keren bukunya. Hehe...

    ReplyDelete
  7. Kadang kita terlalu fokus sama duniawi, padahal kalau seimbang dengan ibadah rezeki juga mengikuti ya

    ReplyDelete
  8. Tulisannya bagus banget..setuju sekali sama pendapatnya,saya pun harus punya Buku ini..agar saya bisa instal aplikasinya juga dalam kehidupan saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini aplikasi yang juga menyediakan antivirus-nya ya kak.. instal and segera execute :)

      Delete
  9. jadi malu sendiri deh setelah baca buku ini, kadang suka lupa bersyukur dengan yang sudah diberi selama ini.

    ReplyDelete
  10. Tulisannya pujangga banget. Jadi intinya bersyukur ya,mas?

    ReplyDelete
  11. Suamiku jga bilang demikian, kalau kita kaya maka kita semakin mudah untuk bersedekah

    ReplyDelete
  12. Analaogi wortel, telur dan Kopi rasanya pas banget, manusia bisa memilih menjadi apa saat menghadapi ujian

    ReplyDelete
  13. Kenali takdir dan nasib. Berjuanglah. Jatuh, bangun, jatuh, dan bangun lagi.

    seperti belajar main skateboard nih aku

    ReplyDelete
  14. sering kita ga menydarai bahwa rejeki bukan melulu tentang uang

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kak. penulis pun terus belajar bersyukur atas segala nikmat yang didapat

      Delete
  15. Yang paling kusuka Dr buku ini.. dilengkapi dgn kisah fiksi. Yg bisa jadi contoh kasus dlm tiap pembahasannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya. makin banyak contoh kasus yg bs kita pelajari ya kak

      Delete
  16. ini kece banget resensinyah.. sepicles sayah.. mabruk akhi.

    ReplyDelete
  17. Kaya itu harus, ibadah jalan terus, quotenya keren

    ReplyDelete
  18. Betuul rezeki bukan hanya uang dan byk yg blm menyadari itu. Kesehatan itu juga rezeki, saat sakit kmrn br kusadari setan ITU berkah rezeki tak ternilai

    ReplyDelete
  19. Replies
    1. bisa nulis dan kenal banyak blogger juga rezeki ya kaa

      Delete
  20. Yang sering terlupa oleh kita adalah bersyukur, padahal Allah SWT telah menjamin rejeki tiap mahluknya. Nice sharing mas...bermanfaat banget tulisannya.

    ReplyDelete

Post a Comment