Skip to main content

Featured Post

Bukan Cuma Hak, Juga Tanggung Jawab

Jagat maya dikejutkan pengakuan pengguna layanan pinjam uang online yang mengalami perlakuan tak mengenakkan dalam proses penagihan. Selama ini transaksi pinjam meminjam bersifat pribadi. Tapi kini kontak dalam ponsel si peminjam pun bisa tahu karena disebar penyedia layanan pinjaman. 

Belajar Hukum Itu Mudah

belajar hukum itu mudah

Kabar gembira bagi anda yang berkecimpung dalam kegiatan pengesahan dan menyaksikan berbagai surat perjanjian, surat wasiat, akta, dan sebagainya. Kini segala berkas pendukung dan jalan pintas menuju situs-situs resmi pemerintahan bisa diakses hanya dalam satu aplikasi ponsel. Tuan dan puan, sekarang sudah ada irmadevita app.


Tiga Menit Melek Hukum

Saya sudah pasang aplikasinya. Mari kita kulik fitur-fitur unggulnya. Di menu “Layanan Online”, tersedia jalan pintas menuju situs resmi Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum. Dari website itu kita dapat mengakses aplikasi fidusia online untuk mengajukan Permohonan Akses Pendaftaran Jaminan Fidusia. Irmadevita app juga sediakan berkas aturan dan undang-undang dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Masih di menu “Layanan Online”, ada search engine di mana kita dapat mencari profil perseroan terbatas. Juga tersedia akses menuju situs resmi Otoritas Jasa Keuangan. Tersedia juga fitur layanan pelaporan wasiat, dan formulir permohonan data surat keterangan wasiat. Ingin kunjungi blog Irma Devita ? Kita bisa akses menu “Artikel” yang berisi semua artikel bermanfaat seputar kenotarisan dan pertanahan, bisnis, dan syariah.



Sesuai tagline-nya “Belajar Hukum itu Mudah”, tak hanya bagi praktisi, rekan-rekan peminat dan pemerhati hukum juga bisa memanfaatkan aplikasi ini. 

Dari fitur yang disajikan, selain membantu kinerja notaris, aplikasi Irma Devita juga bermanfaat bagi kawan-kawan yang bertanggungjawab mengurusi aspek legal pendirian perusahaan, memahami aturan dalam bisnis, dan aktivitas di bidang ekonomi syariah.

Misal, kita bisa tap menu “Video Tutorial Online” di mana tersedia belasan video tips dengan tema menarik yang dikupas ringkas dalam “3 Menit Melek Hukum”.  

Dalam kanal Youtube Irmadevita Com juga tersedia video panduan ilmu hukum praktis dengan bahasan antara lain Prenuptial dan Postnuptial Agreement, Kerjasama dengan Konsep Syariah, Pendaftaran CV, Firma dan Persekutuan Perdata secara Elektronik, Jaminan berbentuk Agunan Tunai, Eksekusi Terhadap Jaminan Fidusia, dan masih banyak lagi.      

irma devita learning center

Irma Devita Learning Center

Apilikasi ini baru saja diluncurkan. soft launching irmadevita app melengkapi peresmian Irma Devita Learning Center (IDLC) yang didahului Seminar Hukum “Identifikasi Resiko dalam penyaluran Kredit dan Pengikatan Jaminan”, Hotel Treva International, Menteng, Jakarta (24/1/19).  

Dalam perhelatan tersebut, Founder IDLC Irma Devita Purnamasari, S.H., M.Kn. berharap, kehadiran IDLC turut berikan kontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di bidang ilmu hukum dan umumnya bidang keilmuan lain.   

“Tentu banyak learning center yang sudah ada dan bagus. Kita coba berikan sedikit kontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Tidak hanya di bidang hukum, akan berkembang dalam bidang lainnya,” tandasnya.

IDLC merupakan pusat pembelajaran yang mengedepankan sistem pembelajaran yang bersifat going concern didukung konsep e-learning yang menarik. IDLC juga hadir  dalam bentuk buku berseri  dan buku audio yang berisi ulasan para praktisi yang kompeten di bidangnya masing-masing.

Irma lalu menuturkan, aplikasi panduan hukum praktis pertanahan dan kenotarisan ini hadir sebagai bagian dari inovasi IDLC. Aplikasi ini menjawab kebutuhan, khususnya bagi para pegiat ilmu hukum, agar lebih mudah mengakses berkas kapanpun pun dan di manapun secara paperless.

“Pengalaman saya lebih dari 20 tahun sebagai pembicara, habis itu selesai, nanti cari (bahan materi) lagi di sebelah mana tidak tahu. Ini kita kumpulkan semua dalam satu app,” imbuhnya.  
Juga hadir dalam seminar sekaligus peluncuran pusat pembelajaran Irma Devita, Ketua DPC PERADI Jakarta Pusat, Arman Hanis, dan Direktur Hukum Online, Amrie Hakim.

Peserta seminar datang dari para praktisi perbankan, antara lain dari Bank Permata, Bank UOB, BNI Syariah, Bank Muamalat, dan Bangkok Bank. Tak ketinggalan, hadir juga notaris dari seluruh Indonesia, termasuk dari Tarakan-Kalimantan Utara, Banjarmasin-Kalimantan Selatan, Yogyakarta, Surabaya, Serang, dan daerah lainnya .

Comments

  1. Punya ilmu memang sangat bagus kalau dishare lagi ya. Seperti ibu Irma ini. Salut. Memang saat ini apa2 serba online dan ponsel. Melalui aplikasi meski terasa berat belajar hukum paling tidak jalannya sudah lebih mudah. Sukses selalu Bu Irma

    ReplyDelete
  2. Yang kebayang sama aku belajar hukum itu susah mesti menghapal hukum-hukum dan pasal-pasal, ternyata ada cara mudah ya

    ReplyDelete
  3. Sebelumnya aku belum tertarik untuk belajar hukum, tapi di jaman serba digital saat ini, apalahi setelah uu ITE diterapkan dan banyak yang terjerat hukum atas undang-undang ITE tersebut, saya jadi ingin belajar tetang hukum.. saya rasa kita semua harus melek hukum

    ReplyDelete
  4. Saya jadi ingat banget nih tetangga yang anaknya ambil hukum tapi ibunya ngotot anaknya suruh jadi dokter. Lah gimana nggak ngambil hukum wong dari kecil bapaknya aja Ketua LBH hahaha

    ReplyDelete
  5. Kecanggihan teknologi zaman now, melek hukum aja gak usah lama - lama. Keren yah. Harus banyak belajar nih tentang uu ITE dan perlakuan hukum dalam dunia digital

    ReplyDelete
  6. Bagus nih ada aplikasinya, jadi bisa dipraktekin. Aku termasuk yang paling buta hukum, jadi nggak ngerti beginian. Apalagi tentang pertanahan dan imigrasi. Semoga berkah ilmunya.

    ReplyDelete
  7. Wah, saya baru tahu ada pusat pembelajaran di bidang hukum seperti ini. Dengan adanya irmadevita, kini kita enggak perlu bingung lagi ya mas kalau mau mencari informasi tentang hal-hal berkaitan hukum. Tinggal akses melalui ponsel pintar, wawasan tentang hukum pun dapat bertambah. Keren inovasinya!

    ReplyDelete
  8. Wah, keren nih idenya. Bjar banyak yang makin melek soal hukum yah. Soalnya stikma belajar hukum itu berat looh

    ReplyDelete

Post a Comment