Skip to main content

Featured Post

Sepatu Lokal, Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Bicara sepatu kets, kita langsung ingat Converse, Nike, atau Adidas. Jenama asal luar negeri ini melekat di benak kita sudah sejak lama. Sehingga nama-nama inilah yang pertama kali menyembul di kepala ketika bahas alas kaki berkualitas tinggi.

Komedi Wedding Crasher di Temen Kondangan


Memenuhi undangan resepsi pernikahan itu biasa. Yang luar biasa itu memenuhi undangan pesta pernikahan mantan. Perlu membawa hati besar untuk bertemu saling mendoa demi kebaikan masing-masing, sebagai tanda sudah move on.

Bertabur Bintang Muda

Putri (Prisia Nasution), seorang jomlo selebgram papan atas, yang tentu sangat menjaga image, harus mencari orang untuk menemaninya ke kondangan mantan, Dheni (Samuel Rizal). Khawatir netijen 'yang maha benar' akan menyerang kalau dia datang sendirian, Putri menggunakan jasa pendamping, si biang pesta Juna (Kevin Julio). 

Namun Juna tak ada kabar hingga mendekati hari H. Ketar-ketir, setengah bercanda dan desperate, Putri menawarkan bosnya yang flamboyan, Galih (Gading Marten), menemani dia. Dipikir si bos tak anggap serius, Putri akhirnya mantap mengajak teman SMU, Yusuf (Reza Nangin). 

Beres, kan? Insta story dan update feed sudah di depan mata. Followers bakal hujani love dan komen, bahkan potensial melonjak jumlah pengikut di hari itu. Kelar urusan konten. Ternyata tidak. Apa yang terjadi: ketiga temen kondangan datang pada waktu bersamaan! Temen-temen kondangan yang bertingkah super ajaib semua. Di sinilah kehebohan bin kerusuhan di tengah pesta dimulai...

Film bertabur sejumlah bintang muda ini berhasil menciptakan suasana heboh sepanjang jalan cerita. Beraksen Sunda, Prisia tampil menggemaskan kala beradu akting dengan Gading yang memang aslinya banyol. Duo peraih piala citra ini sukses memancing tawa dari adegan ke adegan. Si molek Olivia Jensen tampil elegan bersama si charming Samuel Rizal. Sebagai pendatang baru, Reza mampu mencuri perhatian. Dikenal sebelumnya sebagai Youtuber, Reza layak pertimbangkan terjun intens ke layar lebar. 
  

Yang tambah menarik, muncul si manis jembatan Ancol, eh, Diah Permatasari yang selalu memesona. Sebagai generasi yang mengalami masa renaisans sinetron, rindu saya terobati dengan penampilan Feby Febiola. Premis dari sinema produksi MNC Pictures ini berkembang menjaga mood penonton lewat kerusuhan yang beruntun terjadi di tengah pesta. Selain mengandalkan slapstick, film ini juga memerhatikan adegan-adegan pelengkap menambah bumbu kelucuan. Polah Iszur Muchtar dan kelakuan duet Deny "Murad" Firdaus dan Ica "Pipit" Naga di antaranya.

Bagi yang suka komedi tema wedding crasher (pengacau pernikahan), film ini boleh jadi pilihan. "Temen Kondangan" menawarkan serba-serbi kejadian jenaka di pesta perkawinan. Suatu tontonan cucok di pengujung Januari yang basah. Sutradara Iip Sariful Hanan diperkuat penulis naskah Fauzan Indra Adisuko, dan Rino Sarjono, pengembang naskah Priesnanda Dwisatria, dan Balda Fauziyyah, serta produser kreatif Lukman Sardi. 


Executive Producer Filriady Kusmara beberkan, ide cerita bermula dari kegelisahan khas jomlo tiap kali diundang ke pernikahan sang mantan.

"Berangkat dari sebuah keresahan, kalau datang ke kondangan mantan itu akan seperti apa. Itu menarik kita eksplor. Biasanya itu momok yang sangat menjadi stigma para jomlo," sebut dia usai Press Screening Temen Kondangan, Jumat, 24 Januari 2020, CGV Grand Indonesia, Jakarta.    

Gagasan ini diolah lewat kolaborasi bersama penulis dan sutradara.  Bagi yang biasa menikmati tayangan RCTI dan MNCTV, mungkin akrab dengan serial Tukang Ojek Pengkolan, Dunia Terbalik, Fatih di Kampung Jawara, dan Ogah Rugi. Program-program nomor wahid ini lahir lewat tangan dingin sutradara Iip Sariful Hanan. Biasa membesut sinetron, apa tantangannya kini pertamakali mengeksekusi film layar lebar?      

Iip ungkapkan, baik sinetron maupun film memiliki tantangan masing-masing. Apalagi Temen Kondangan melibatkan pemain utama dan extras yang banyak. Belum lagi bicara kesulitan medan. Hal ini cukup membuatnya stres. Namun akhirnya Iip mengaku lega.  

"Sebagai sutradara baru di film, lebih banyak stres. Tapi ketika di studio editing, saya mulai lega. Lebih lega lagi tadi saya mendengar suara tertawa (dalam studio bioskop-red), dan merasa tugas kita menghibur sedikit tertunaikan," aku Iip yang berharap saat tayang nanti akan lebih banyak lagi penonton datang dan terhibur.  

Ada pesan berarti yang tersembul dan secara eksplisit makin merekah menjelang klimaks film. Bahwa pada akhirnya hidup itu anda sendiri yang jalani. Orang lain cuma mengomentari. So, be cool and love your families and friends. Pesan yang selalu segar untuk senantiasa dipercikkan. TEMEN KONDANGAN siap rusuh di bioskop mulai 30 Januari 2020. Berangkaats!

Comments