Featured Post

Hanya Satu Cara Lestarikan Bahasa Daerah: Wariskan!

Image
Bagi rekan pembaca yang pemerhati bahasa Indonesia, mungkin familiar dengan slogan Badan Bahasa Republik Indonesia: “Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing.

Komedi Rumah Tangga dengan Pesan Mendalam di 3 Dara

mnc pictures
foto:mnc pictures

Suami adalah kepala keluarga. Tepat. Suami bertanggungjawab penuh untuk keluarga. Setuju. Namun apa yang terjadi jika kondisi tertentu mengharuskan sebaliknya? Film 3 Dara 2  menjawab pertanyaan kita bersama.    

Cameo Obat Kangen

Jay (Adipati Dolken), Afandi (Tora Sudiro), dan Richard (Tanta Ginting) kembali dengan petualangan baru. Tiga cowok yang sempat merasakan susahnya ‘jadi perempuan’ ini harus mengalami pelajaran berharga lagi. Ini kali  soal naik-turun dan lika-liku mengarungi bahtera rumah tangga lebih lanjut lagi.

Tanpa konsultasi dengan istri masing-masing, Trio kwek-kwek tergiur dan menandatangani investasi besar yang ternyata bodong dan tipu-tipu. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Akibatnya, raiblah milyaran rupiah simpanan dan tabungan yang harusnya untuk kebutuhan keluarga masing-masing. Rumah dan apartemen disegel dan mobil disita, juga harta lain ludes. Hingga sampai harus menelan pil pahit.

Tak ada pilihan lain. Afandi dan istri, mengajak keluarga Jay dan Richard untuk tinggal sementara di rumah Mertua galak Afandi yang juga Nenek Richard, Eyang Putri (Cut Mini). Afandi cs tinggal di sana agar lebih leluasa putar otak keluar dari belenggu yang dihadapi mereka. Selama menumpang di rumah gedong itu, mau tak mau, mereka harus ikut aturan ketat Eyang yang kerap meremehkan Afandi. Apalagi sang asisten, Jentu (Soleh Solihun) tak kalah ngeselin bertindak sebagai kaki tangan Eyang yang memperlakukan seenaknya Afandi and the gank.   

Tora makin tektok adu akting bersama Tanta dan Adipati. Formasi ini patut dilanggengkan untuk film lain ke depan. Apalagi ditimpali Soleh, komika biasa sendiri, namun piawai juga berempat menghidupkan suasana dan mengocok perut. Jika kita bisa lihat akting Adipati Dolken sebagai womenizer, kini kita lihat sisi lain dari perannya di sekuel ini.

Film 3 Dara 2 mengangkat problema yang biasa dihadapi pasangan berumah tangga. Bertukar peran kadang harus dilakukan jika masih ingin bahtera terus berlayar. Akhirnya saling pengertian di antara keduanyalah yang menguatkan komitmen bersama. Turunkan ego masing-masing. Apapun yang terjadi jangan menyerah. Tetap berserah, tapi jangan menyerah.  Baru kali ini saya bawa pulang catatan usai nonton film komedi.     

Menarik bagaimana sutradara Monty Tiwa mengemas pesan terdalam untuk pasangan suami-istri, yang tidak bisa dibilang ringan, dalam balutan komedi situasi dan dialog-dialog yang menyentil. Kita bisa tergelak lepas sekaligus tersenyum getir menghadap realita yang tersaji di sepanjang film keluaran MNC Pictures ini. Terselip cameo pengobat rindu yang mengejutkan penonton. Penasaran, kan? Film 3 Dara 2 sudah tayang sejak 25 Oktober 2018 di bioskop-bioskop kesayangan kita.

Popular posts from this blog

Tangkas SEO dan Cerdas Keuangan

Rice Cooker Hilangkan Puluhan Kosa Kata Sunda

Kembalinya Satu Paket Kocak di Film Preman Pensiun