Featured Post

OMEN by HP, Laptop Gaming Tampil Layar Ganda

Image
Yang gemar Counter Strike Global Offensive, sering gregetan ketika laptop lagging. Salahsatunya, saat musuh melempar 4 buah granat bersamaan. Kita tak berdaya untuk bereaksi cepat karena didera lag akibat minim spek perangkat keras di laptop. Ya sudah, pasrah dan tawakal.  

Tenderloin Beef-nya Fleudelys Catering, Selembut Cintaku Padamu


fleudelys catering

Mengantisipasi kendala yang kemungkinan mengemuka, saya datang lebih awal. Meski jarak antara rumah dan lokasi acara bisa ditempuh sekitar setengah jam, saya tetap khawatir.   

Pesona Kue-kue Mini

Selain bertepatan jam pulang kantor, Februari adalah musim hujan dan banjir. Jadi, lebih baik datang sebelum waktunya ketimbang tiba di pengujung acara. Datang lebih awal memungkinkan saya dan rekan narablog lainnya melihat-lihat persiapan yang ada. 

Kami menyaksikan prosesnya, mulai dari dekor, desain, hingga tata cahaya mengingatkan saya akan perhelatan galeri seni. Saya sempat berfoto di samping etalase kayu terpajang roti dan donat yang biasa temui di toko-toko bakeri kota London. Sayang saya tidak memakai topi paperboy ala Oliver Twist agar lebih terkesan vintage. 

Sekelompok pramusaji ramah persilakan kami mencicipi kudapan dan minuman segar yang terhidang, sambil menunggu helatan dimulai. Pucuk dicinta dan ulam pun tiba, bersegeralah kami mengiring waiter yang memandu kami ke meja-meja snack and beverage.

Gelas-gelas berisi jus buah segar dan botol-botol air mineral siap menuntasan dahaga kami. Penampakan aneka mini cake yang berjejer susun simetris menggoda mata ingin segera memotretnya. Berlatar temaram cahaya ibukota, mousse cake, tiramisu, mango puding, green tea, chocolate puding, terlihat artistik di dekat jendela ketinggian mezzanine.

Sempat timbul rasa sayang, sebelum akhirnya kami melahap kue-kue yang elok dan mungil itu. Penganan bersaus cokelat dan krim yang lumer di mulut. Enaak. Manisnya pas. Makanan kecil yang sukses timbulkan selera makan kami. Kue-kue yang bersemat tulisan bunga elegan Eropa; Fleudelys. Hmm.. seperti nama yang familiar.


Iya. Betul. Kami sedang berada di detik-detik peluncuran katering dari kafe dan resto yang sudah eksis sejak 2017. Merespon banyak permintaan pelanggan yang ingin menghadirkan menu Fleudelys di acara rumah dan kantor, terbentuklah Fleudelys Catering. Usaha kuliner yang terkenal dengan konsep healthy and hygiene food ini sebentar lagi akan menghidangkan menu-menu andalan untuk para hadirin merasakannya.    
  
Sebelum prosesi gunting pita, semua mata mengarah ke panggung utama di mana sesebapak berkopiah hitam memimpin doa dengan khidmat. Kami terbawa khusyuk merapal harapan serta syukur atas keberkahan makanan yang akan kita santap ini, terutama bagi kehadiran Fleudelys di tengah masyarakat penjelajah rasa. Hal itu juga yang menjadi harapan Direktur Utama Fleudelys Catering Anang Sanjaya saat tampil menyampaikan sambutan. Beliau berharap, lewat visi dan misi yang berwujud dalam komitmen profesionalisme, produktivitas, dan efisiensi, meraih kepuasaan pelanggan Fleudelys Catering.    

Jelajah Rasa Fleudelys

Nah, sekarang waktunya makan. Mau icip yang mana lebih dulu ya? Begitu variatif meja menu makanan, betapa antuasias peserta peluncuran Fleudelys Catering. Karena sudah terbiasa dengan selera nusantara, saya lebih penasaran dengan menu yang lumayan jarang singgah di indera pencecap. Salah satunya Thai Suki. Kumpulan varian seafood, mi, dan sayuran tampak cerah warnanya, sebelum diguyur kuah asam manis segar khas Thailand, bersama bergulir bakso-bakso ikan ke dalam mangkuk. Tekstur jamur shitake terasa kenyal dan juicy.

Kelar dari negeri gajah putih, saya menuju negeri asal aktris zaman keemasan Hollywood Sophia Loren. Jadilah spageti ala Italia puas menggoyang lidah saya. Delizioso! Cita rasa bumbu melambungkan imajinasi saya ke negeri yang memosisikan masakan sebagai karya seni luhur ini. Usai dari negeri menara Pisa, saya mendarat di masakan yang terkenal di benua Amerika, Eropa dan Australia; tenderloin beef. Inilah primadonanya.


tenderloin beef with barbeque sauce

Antrian panjang mengular di food stall yang menyediakan racikan daging has nan empuk dengan varian saus barbekyu dan creamy sauce ini. Ada momen jeda beberapa detik setelah potongan loin berlumur saus terkunyah. “Enak, kan?” tandas Punto, kawan narablog. Blogger pakar SEO andal ini minta konfirmasi saya yang belum mampu berkata-kata. Saya masih tertinggal di momentum syukur dikaruniai indera rasa. Dipadu kentang tumbuk nan lembut dan sayur kacang panjang, jelajah rasa Fleudelys jadi lebih bervariasi dan seimbang gizi tentunya. 

Masih banyak menu lain yang disajikan dari konsep food festival yang mewarnai launching Fleudelys Catering. Merentang cita rasa menu makanan mulai dari masakan Nusantara, Hidangan Asia, hingga rupa-rupa  santapan Western. Ada juga empal gentong, tekwan, dan menu lengkap nasi liwet. Sungguh petualangan rasa yang memanjakan perut bahagia kami.   

Fleudelys Catering memang serius mengusung dua kata kunci untuk performa pelayanannya, yakni sehat dan higienis. Menu makanan  sehat memenuhi standar nutrisi yang dibutuhkan pelanggan. Para penyaji makanan telaten memerhatikan aspek kebersihan menggunakan sarung tangan dan masker. Meja saji pun  senantiasa terjaga rapi dan bersih. Makan malam dihibur lembut suara biduan yang diiringi musik syahdu mengalun menggenapi indahnya hari saya saat itu. Oh, sayang, empuknya Tenderloin Beef Medallion ala Fleudelys Catering sungguh selembut cintaku kepadamu. Love me tender, love me sweet, never let me go.   

Popular posts from this blog

Kembalinya Satu Paket Kocak di Film Preman Pensiun

Rice Cooker Hilangkan Puluhan Kosa Kata Sunda