Featured Post

Ini Dia 10 Keterampilan Komunikasi dan Bahasa ala Ivan Lanin

Gambar
  Memiliki anak lelaki yang duduk di bangku sekolah Kelas I SMU, membuat Pendiri Narabahasa Ivan Lanin perlu merumuskan 10 keterampilan komunikasi dan bahasa untuk generasi muda.  Generasi Z dan Y harus dapat menguasai serangkaian skill ini jika ingin berhasil mengakses sumber-sumber ilmu pengetahuan. Apa sajakah kesepuluh tips tersebut?

Cerdas Sosial-Emosional Bersama Mindtera Agar Tahan Pandemi

#SEMUABISADIKELOLA Dengan Aplikasi Mindtera: Kelola Stress Dengan Berkesadaran,

 

Kawanku punya teman. Temannya punya kawan. Karyawan perusahan yang terkena imbas pandemi. Ia pun dirumahkan. Pantang menyerah, dengan modal yang ada, ia membuat produk camilan lezat. Kini usahanya beromzet lumayan hingga mampu membuka lapangan kerja. 


Kenali Tipe Motivasimu 

Yang mampu bertahan bukanlah yang terkuat, melainkan yang mampu beradaptasi dengan perubahan. Di masa pandemi, ungkapan ini terbukti sekali lagi. Bagaimana orang yang menyesuaikan diri dengan luwes, mampu membalikkan keadaan yang tidak kondusif. Rekan pembaca mungkin juga punya cerita inspiratif tentang sosok yang piawai berpirau di arus ombak.

Memang, menurut Co Founder Mindtera Bayu Bhaskoro, orang yang lebih survive di tengah pandemi justru bukan yang memiliki kecerdasan intelektual atau Intelligence Quotients (IQ) tinggi. Yang lebih tahan banting adalah mereka yang memiliki kecerdasan emosi dan kecerdasan sosial yang tinggi.  

“Karena mengelola emosi, mengelola hal-hal yang tidak bisa diprediksi, dan terus bisa melanjutkan hidup, itu butuh kecerdasan emosi dan kecerdasan sosial yang tinggi,” ungkapnya dalam sesi kelas bersama Mindtera #SEMUABISADIKELOLA Dengan Aplikasi Mindtera: Kelola Stress Dengan Berkesadaran  Zoom Meeting, Jumat 1 Oktober 2021.     

Mindtera adalah aplikasi edukasi pengembangan multiple intelligence (kecerdasan majemuk). Bicara kemampuan bertahan hidup, Career Life Coach Mindtera Devy Chan membagikan tips bagaimana kita dapat membentuk kesadaran diri (self awarness) sebagai perangkat kesadaran penuh (mindfulness) yang menjadi bekal keberlangsungan hidup (survival). Terutama dalam menghadapi ketidakpastian di masa pandemi.   

Mindtera kelola stres dengan berkesadaran

Namun sebelumnya, kita kenali dulu kondisi fisik dan mental masing-masing. Mari kita melakukan pemeriksaan diri sendiri. Hal ini untuk mendapati apakah faktor-faktor pemicu stres menghinggapi. Hati-hati, kawans. Faktor-faktor penyebab stres ini akan berujung pada kondisi burnout Keadaan di mana kita mengalami kelelahan secara fisik maupun mental yang sungguh berat. Kondisi stres yang harus diantisipasi segera.    

Kak Devy membagikan formulir asesmen untuk mengukur seberapa streskah anda. Rerata hasil peserta 40% ke bawah, masih bearable, kata Kak Devy. Saya yang result-nya agak di atas 40  persen, kontan ngumpet, ketika Kak Devy bertanya ke audiens. Hehehe..  

Kalau stres sudah di lampu kuning dan terancam burnout, bagaimana solusinya, kak? Untuk mengatasinya, Kak Devy menyarankan kita membangun kembali motivasi sesuai tipe masing-masing. Silakan pilih, apakah kamu termasuk yang memiliki motivasi tipe intrinsik atau ekstrinsik. Bisa juga kombinasi dari keduanya. Tidak ada yang benar atau salah. Tiap tipe mengacu pada rekomendasi strategi yang bisa diterapkan.   

aplikasi edukasi platform mindtera

Motivasi tipe intrinsik adalah motivasi yang berasal dari diri sendiri, dan ekstrinsik sebaliknya, datang dari luar. Orang dengan motivasi tipe intrinsik menganggap bekerja adalah upaya berkontribusi kepada lingkungan kerja dan sekitar serta masyarakat luas. Maka ada kepuasan diri ketika dirinya berguna bagi orang lain. Bekerja juga bagian dari berkarya, karena itu ia menikmati prosesnya, hingga berdampak pada pengembangan diri.

Strategi yang cocok diterapkan bagi orang bermotivasi tipe intrinsik adalah, pertama, carilah inspirasi dan pengetahuan baru yang meningkatkan personal growth dari pekerjaan yang digeluti. Tidak mesti ikut les atau daftar kuliah, tapi bisa diskusi bersama orang inspiratif.

“Bisa ngobrol dengan orang yang menginspirasi. Bisa juga dengan nonton konten Mindtera, baca buku, nonton Youtube. Inspirasi bisa dari banyak hal,” ujar Kak Devy.

Kerapkali kita merasa lelah akibat tekanan bertubi-tubi. Strategi berikutnya, cobalah kumpulkan semangat dengan mengingat hal terbaik yang kita miliki. Ingat kembali apa yang membuat kita mencintai pekerjaan. Ingat kembali nilai hidup dari pekerjaan yang digeluti. Ingat kembali dampak hasil kerja kita yang memberi kemaslahatan bagi banyak orang.     

Tipe kedua, orang dengan motivasi tipe ekstrinsik terpacu oleh reward dan insentif. Maka, ia sangat gigih mengejar status, jabatan, fasilitas, dsb. Ia bekerja dengan menjaga reputasi agar selalu baik. Ia pun mampu memisahkan hubungan personal dan profesional.        

Strategi yang tepat diterapkan bagi orang bermotivasi tipe ekstrinsik adalah, pertama, mencari hal-hal baru di luar pekerjaan yang dijalani. 

Bagi orang yang punya motivasi dengan tipe ekstrinsik, pekerjaan tidak harus sama dengan passion. Pekerjaan bisa menunjang passion. Maka, begitu sedang down, ingat bagaimana pekerjaan kita selama ini menunjang passionIngat bagaimana pekerjaan kita menghasilkan pencapaian baik materi maupun non materi. Ingat betapa berkah hasil kerja kita selama ini dirasakan faedahnya oleh orang-orang terkasih; pasangan, anak-anak, dan keluarga bahkan lingkungan sekitar. Dengan begitu, kita akan kembali merasa bernilai dan semangat lagi.    

Mindtera aplikasi edukasi multiple intelligence

Aplilkasi Mindtera

Jadi, saran Kak Devy, strategi mengembalikan motivasi hidup kita, salahsatunya, dengan mengakses konten Mindtera. Apa itu Mindtera? Mindtera adalah aplikasi edutech pengembangan diri melalui multiple intelligence pertama di Indonesia. 

Menurut Co Founder Mindtera Bayu Bhaskoro, sejak tingkat pendidikan dasar hingga menengah atas bahkan perguruan tinggi, Kecerdasan Intelektual atau IQ selalu menjadi tolok ukur utama. Padahal tidak semua kapabilitas manusia lebih dominan di IQ. Manusia memiliki 8 jenis kecerdasan di mana tiap orang dapat mengasah kecerdasan yang lebih dikuasainya.

Psikolog penggagas teori kecerdasan majemuk Howard Gardner membagi 8 kecerdasan manusia menjadi: Kecerdasan Visual atau Spasial, Kecerdasan Tubuh-Kinestetik, Kecerdasan Linguistik-Verbal, Kecerdasan Intrapersonal/ Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Logis-Matematis, Kecerdasan Musikal, Kecerdasan Interpersonal/ Kecerdasan Sosial, dan Kecerdasan Naturalistik.

Dari kedelapan kecerdasan tersebut, Mindtera mengeksplorasi beberapa kecerdasan yang bermanfaat dalam mengelola stres dengan berkesadaran (mindful). Mindtera merupakan platform edukasi untuk belajar kecerdasan emosi, sosial, fisik dan pengembangan diri seputar keluarga, cinta, dan kerja.

Banyak tantangan mengemuka, lebih-lebih di masa pandemi, yang tidak cukup dihadapi hanya berbekal IQ. Misal, Mas Bayu mencontohkan, ketika jadi orang tua baru, selain berkomunikasi dengan pasangan, kita juga harus berkordinasi dengan keluarga besar. Hal ini memerlukan kecerdasan sosial-emosional. Belum lagi interaksi di lingkungan kerja, bersama atasan, bawahan, kolega, mitra, klien, dsb. Tidak terbayang betapa hectic-nya yang berpotensi menimbulkan stres. Makanya, mengambil jeda atau istirahat juga penting sebagai upaya menjaga keseimbangan hidup.



Ya, namanya hidup, sob. Stres akan selalu ada di tengah aktivitas dan tidak bisa dihindari. Tapi bukan berarti tidak bisa kita kelola, imbau Kak Devy optimistis. Bagaimana caranya? Mau ketemu orang untuk curhat, terkendala PPKM. Sebagian masih menghindari pertemuan tatap muka. Takut inilah. Khawatir itulah. Belum lagi rutinitas yang berubah, bekerja dari rumah,  belajar secara daring, dsb.

Menjawab kebutuhan ini, Mindtera hadir dengan program berjenjang tidak lebih dari 5 menit sehari dan dibawakan oleh fasilitator profesional dan berpengalaman. Para life coach kompeten termasuk Co Founder Mindtera Tita Ardiati, Pakar mindfulness Ryu Deka, Community Facilitator yang juga aktor Khiva Iskak, serta Fasilitator dan Thinkfluencer profesional lainnya. Tiap materi disajikan dalam kurikulum yang efisien dan practical.    

Mari kita telusuri antarmuka aplikasi yang didominasi warna ungu ini. Desain grafisnya simpel dan kekinian. Membuka menu Hari Ini, kita akan menemukan Pilihan Rehat dan Hening. Rehat berisi latihan napas selama 1 menit, dan Hening melatih fokus selama 3 menit. Ssst, suara pemandunya menenangkan, lho, diiringi alunan musik nan lembut.

Navigasinya mulus mengarahkan kita ke berbagai program tersedia di katalog dengan kategori Kerja, Cinta, Keluarga, Fitness, dan Self Mastery. Sesi favorit saya apalagi kalau bukan konten di katalog Self Mastery, yaitu “Program Berdamai Dengan Stress” yang memandu kita “Mengelola Stress Pada Masa Pandemi” bersama Learning Experience Facilitator Puri Lestari. Sungguh tema yang sangat relevan hari ini. 


download aplikasi mindtera di IOS

Menurut saya, Mindtera bisa jadi salahsatu amunisi dalam menjalani hidup lebih tangguh  di masa pandemi. Mindtera memandu kita mengasah kecerdasan emosional, sosial, fisik, dan pengembangan diri dalam mengelola perasaan dan pikiran. Apalagi Mindtera membangun komunitas yang suportif, so you are not alone. Mindtera membantu user kelola hidup lebih baik karena #SemuaBisaDikelola. Yuk, kawan, kita unduh aplikasi Mindtera di Android atau IOS. Ikuti perkembangan terkini Mindtera di website Mindtera dan Instagram Mindtera

Sisihkan waktu mengikuti program Mindtera yang praktis namun berisi itu. Programnya lengkap dengan wawasan, observasi diri, dan praktik mandiri, sehingga kita bisa mengenal keadaan emosi serta potensi diri. Rasakan pengalaman melatih self awarness menuju mindfulness sebagai bekal menghadapi tantangan hidup. Mari kita kelola hidup lebih baik dengan Mindtera. Kita kelola stres dengan berkesadaran. Tetap optimistis. Keep on surviving. Berangkaaats!