Bukan Sekadar Blogger, Bloggercrony Community Dongkrak Kompetensi Narablog Multitalenta

 

dok. bloggercrony |


Selalu ada yang agak lain di tiap perhelatan tahunan Bloggercrony Community; BloggerDay. Wabilkhusus, yang paling anyar, pada Ahad 25 Februari 2024, bertempat di Carro Square Pondok Indah, Jakarta Selatan.   


Analisis Tulisan Tangan 

Perhelatan spesial 9 Tahun Komunitas Bloggercrony Indonesia: BloggerDay 2024 hadir dengan tema yang di luar dugaan. Perkiraan saya, Bloggerday tahun ini bakal kembali menggulirkan tema seputar perkembangan konten kreatif di tengah dinamika digital. Ternyata tidak sama sekali. 

Ketika euforia dunia digital kian masif mengglorifikasikan kecerdasan buatan, komunitas pegiat konten kreatif ini malah menelusup ke akar, kembali ke khittah dengan mengetengahkan nuansa ‘jadul’, namun kok ya menurut saya malah suatu hal yang fundamental tapi terlupakan. BloggerDay 2024 menghadirkan Workshop: Analisis SWOT Bisnis dan Personal dengan Grafologi. 

Narasumber BloggerHangout #78 Pakar Grafologi Diana Aletheia Balienda, SE, CBHA., mengungkapkan fakta-fakta menarik seputar analisis tulisan tangan (grafogram), dan tanda tangan. Menakjubkan bagaimana hanya dari tulisan tangan, grafolog memperoleh informasi penting dari si empunya goresan tangan. Bentuk tulisan tangan memengaruhi kesehatan fisik, mental dan kecerdasan, serta emosi.   

Hal ini memungkinkan grafolog menjadi profesi yang menjanjikan bila ditekuni lebih lanjut. Sejumlah data yang diperoleh dari penerapan grafologi sangat berguna di bidang-bidang tertentu. Lantaran grafologi mampu memetakan sekitar 16 aspek analisis grafobisnis yang penting bagi sumber daya manusia berperan dalam lembaga, perusahaan, dan organisasi. Bagaimana rekan narablog, tertarik merambah skill baru?  



Manusia memang makhluk yang selalu menarik untuk dipelajari. Kak Dina yang mengemas pemaparan begitu ilmiah memikat saya sepanjang sesi. Berkat Kak Dina, sebuah pertanyaan saya terjawab sebagian. Bahwa mengapa institusi pendidikan di negara-negara maju sekaliber Swedia dan Jerman kembali membiasakan lagi penggunaan buku fisik, dan menulis tangan. 

Saya sempat berbisik ke Margaretha yang seorang guru, dan Anastasye soal pelajaran menulis indah di sekolah dasar. Di sekolah anak saya  hanya diberikan di kelas 1. 

Kelar acara, saya terpilih sebagai salah satu dari 25 peserta yang memperoleh kesempatan konsultasi khusus. Dalam surat itu termaktub: Setelah membaca keseluruhan tulisan tangan peserta #BloggerDay2024, Kak Diana ada concern dan kena trigger untuk bantu #BCCSquad dengan analisis & konsultasi daring. Mungkinkah Kak Diana merasakan kecamuk hati saya kala menulis di secarik kertas saat itu?

 

Panitia BloggerDay 2024 

Begitu masuk ke lokasi acara, di tengah ketakjuban melihat display mobil-mobil mentereng Carro, saya disambut blogger tekno Ednanus Harjaka yang sigap membagikan koneksi wifi. Paling paham deh Bro Nadus mendenyutkan nadi kami para digital natives. 

Makin semangat lagi, di meja regisitrasi, Efa menyambut dengan vibe khasnya. Mauliate Godang! Satu totebag penuh freebies langsung saya terima, ditambah sebotol segar Kopi Ngafein @ngafe.interas  .... dan, seperti biasa, entah kenapa saya selalu kikuk tiap kali bersua dengan Andini Harsono.    

Saya sempat lempar usul kepada Co-Founder Bloggercrony Satto yang akrab kami panggil “Pak Lurah” soal Bloggercrony perlu punya mars yang gempita setelah kumandang lagu Indonesia Raya. Bagaimana bro Akbar Muhibar (Program & Creative Manager Bloggercrony), cocok? Mainkaaan. 

Host Bloggerday 2024 Febria Silaen secara mengagetkan menarik saya ke depan untuk memberikan pendapat soal blogger. Saya, yang benaknya saat itu tengah mengembara, tetiba melesat turun demi meraba situasi riil. 

Untunglah, segelas cokelat hangat yang diberikan secara gratis, lumayan memberikan kenyamanan. Dipandu Risalah Husna, saya menggapai cup dari vending machine dengan suka cita lepas dari antrian. Sambil menyeruput, saya mencoba menginterpretasi performa artistik Pangeran Situbondo Uwan Urwan dalam film pendek Jagaditta yang diputar di salah satu sesi. 

Dinamika kepengurusan Bloggercrony pun bisa jadi percontohan bagi komunitas-komunitas lainnya. Jika ada ajang pisah-sambut, mengutip ucapan Pak Satto, BCC punya istilah sendiri yakni 'antar-jemput' untuk proses pergantian personil yang mulus dan solid. Jadi, tak ada yang namanya perpisahan. Bloggercrony mengantarkan yang purna tugas menuju jenjang yang lebih baik lagi.    


Bloggercrony Community Indonesia

Saya sering bilang, komunitas yang berdiri sejak 9 tahun silam ini merupakan salah satu, kalau tidak bisa dibilang satu-satunya, komunitas narablog yang paling serius. Lantaran BCC konsisten menghimpun narablog se-Indonesia dalam wadah yang merawat ekosistem konten kreatif secara berkesinambungan. Makin kokoh dengan tagline disandang Bloggercrony Community, yakni Blogging, Networking, Empowering. 

Keseriusan ini dibuktikan, contohnya lewat kelengkapan Bloggercrony Community Indonesia yang tercantum  resmi di administrasi tinggi negara. Sejak 2018, Komunitas Bloggercrony Indonesia terdaftar sebagai perkumpulan resmi di Kementerian Hukum dan HAM RI dengan nama resmi Komunitas Bloggercrony Indonesia atau Bloggercrony Community disingkat BCC.  

Dari segi konten kegiatan, serupa fitur ponsel paling mutakhir, Bloggercrony menjadi komunitas yang paling lengkap memiliki program untuk meningkatkan kualitas anggotanya. 

Sebut saja BloggerHangout BloggerView, BloggerHangout, BloggerPreneur, dan ArisanBC yang mengisi agenda para anggota. Program BloggerCare menjadi penyeimbang sebagai wujud kepedulian sesama, dan merespon kebutuhan di kejadian kemanusiaan. Makin aplikatif dengan tema Bloggerday 2024 yakni #9rowand9ive (wordplay yang menarik!)

Dan, seperti biasa, sambutan dan arahan pendiri Bloggercrony Wardah Fajri selalu memberikan wawasan segar mengenai arah blogger ke depan. Bahwa kemungkinan terbesar sekarang adalah memperbesar kemungkinan. Tampak narablog berlatar jurnalis ini memiliki angle yang menarik tiap kali membahas "profesi" blogger.  Oh, tunggu. Memangnya blogger itu profesi? Nah, mulai deh :))

BloggerDay yang lokasi acaranya sangat dekat dengan jarak rumah saya ini didukung Carro Indonesia serta co-partners Genie Indonesia, Asuransi MSIG Indonesia, Igloo Insurance, Mega Central Finance/MCF-MAF dan Bluebird Group, Alfa Kreasi Decoration, Ngafe.in Teras juga produk lokal BloggerPreneur Ummi Doodle, Kamiya Project, Nyi Pede Souvenir, Ayee Deo dan UMKM Malang Demadols, Venzfood, Aira Cake & Cookies.dan Kayis Craft.

Untuk pertama kali, saya mengikuti BloggerDay secara luring, setelah tiga perhelatan ini digelar secara daring. Maka, pin keempat yang saya sematkan ini tentu memiliki aspek historis tersendiri. Deretan lencana yang kan selalu terpampang untuk berbagi cerita, dan membentang pengalaman manis. Selamat hari jadi, Bloggercrony Community Indonesia! Sukses dan berkah selalu! 

 

Komentar

Postingan Populer

Serunya Belajar Ekonomi Syariah dan Jurnalistik

Rice Cooker Hilangkan Puluhan Kosakata Sunda

Mau Makan Apa? Semua Ada di Huk Family Resto