![]() |
| dok. medpolindo.com | |
Program pembangunan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, memperkuat kemandirian bangsa, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
BUMDES dan Koperasi Merah Putih
RKP fokus pada 8 Kluster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) dengan total 60 program unggulan.
Sekretaris Jenderal ICMI Andi Yuliani Paris memaparkan delapan kluster pembangunan dalam PKPN.
Anggota
Komisi XI DPR ini menyampaikan, ICMI bisa urun rembuk untuk kedelapan kluster itu dalam mewujudkan rejuvenasi ekonomi Indonesia.
“Kalau 8 kluster dan 60 program pemerintah ini bisa dilakukan dengan baik, anggaran tersedia, kebocoran bisa diminimalkan, kalau bisa sampai zero, bisa terjadi rejuvenasi ekonomi Indonesia,” sebutnya dalam Webinar ICMI Pusat dan UICI ”Rejuvenasi Ekonomi Indonesia Mendorong Kesejahteraan yang Berkelanjutan", Jumat 05 Juni 2026.
Delapan kluster program Pemerintah mencakup kedaulatan pangan, kemandiran energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, penurunan jumlah orang miskin, ekonomi kerakyatan dan desa, serta infrastruktur perumahan dan ketahanan bencana.
Untuk kluster kedaulatan pangan, sebut Andi Yuliani, ICMI bisa membantu pemerintah terkait tantangan di lapangan antara implementasi dan kebijakan.
Kampung
Nelayan Merah Putih harus menyediakan tanah 1 hektare. Daerah-daerah yang sulit menyediakan lahan itu
tidak bisa terealisasi. ICMI bisa memberikan sumbangan pemikiran, apakah kebijakan
menyediakan lahan 1 hektare ini cukup efektif?
Kemudian, kluster kemandirian energi dan air. ICMI punya ahli-ahli yang bisa memberikan masukan untuk meningkatkan atau mengoptimalkan hasil dari sumur-sumur eksisting maupun meningkatkan jumlah sumur-sumur sehingga kita tidak perlu impor.
Selanjutnya, kluster ekonomi kerakyatan terkait program Desa Merah Putih, dan program di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
“Apakah koperasi merah putih harus ada di semua desa ketika BUMDES-BUMDES itu sudah tumbuh dengan baik? Banyak BUMDES yang tumbuh dengan baik. Kemudian harus ada Koperasi Merah Putih yang kegiatannya hampir sama,” beber Andi Yuliani.
Ketua Umum ICMI Arif Satria membuka secara resmi Webinar Rejuvenasi Ekonomi Indonesia. Hadir memberikan pengantar, Wakil Ketua Umum ICMI Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Umat Teuku Abdullah Sanny, dan Rektor Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) Asep Saefuddin.
Hadir
narasumber webinar lainnya
yakni Bendahara ICMI Pusat Aditya Warman, dan Ketua Departemen Informasi
Ekonomi dan Kesejahteraan Desa Majelis Pengurus Pusat ICMI Arfan Mantemas.
Webinar dimoderatori Anggota Majelis Pendidikan
Tinggi ICMI/ Wakil Rektor II UICI Lely Pelitasari Soebekty.
