Apa yang terjadi jika seseorang menolak move on dari kepergian kekasih tersayang untuk selamanya?
Gabungkan Horor dan Aksi
Ia mencari pelarian ke medium digital yang ternyata makin membawa dirinya terjerumus ke pelosok gelap.
Karakter utama mengalami halusinasi dan delusi yang berujung membahayakan orang sekitar.
Produser R Dimas Aryanto menyebutkan, Aplikasi Iblis mengingatkan kita untuk berhati-hati terhadap obsesi yang berlebihan.
“Obsesi, jika kecintaan kita terhadap seseorang, kalau tidak dilandasi dengan logika, akal pikiran yang sehat, itu akan berimbas bahaya,” ujar Dimas Aryanto dalam Press Screening & Press Conference “Aplikasi Iblis”, Kamis 8 Oktober 2026, XXI Plaza Senayan, Jakarta.
Dimas Aryanto menambahkan, Aplikasi Iblis juga ingin meningkatkan awarness kepada penonton, bahwa kejahatan bisa datang bahkan dari orang terdekat. Selama ini kita kadang tidak menyadari tapi kejadian itu riil.
Memadukan horor, misteri, dan laga, Sutradara Dimas Anggara menjelaskan, unsur horor dalam film "Aplikasi Iblis" menggambarkan akibat dari perbuatan yang dilakukan karakter utama.
“Segala sesuatu pasti ada sebab akibat. Apa yang dilakukan Arya menyebabkan dia mendapatkan teror horor. Jadi kita hanya memainkan logika dari sebab-akibat itu,” ungkap Dimas Anggara.
Dalam menjaga mood penonton, Dimas berupaya menyeimbangkan horor dan action dalam plot mengingat penonton memiliki toreransi rasa takut yang beragam.
“Bagaimana kita punya proporsi seimbang, tidak hanya horor yang tebal, tapi cerita hilang. Saya mencoba menjaga dari segi alur cerita, komposisi horor, action, drama. Jangan sampai saat nonton, habis tegang, action, horor, kita slow kelamaan,” jelasnya.
Senada dengan Dimas Aryanto, Penulis “Aplikasi Iblis” Tisa TS membeberkan, yang paling mengerikan bukanlah jumpscare, melainkan realita yang biasa kita temukan di keseharian.
“Yang paling horor bukan jumpscare. Ini adalah realita yang bisa kita temui di kehidupan sehari-hari. Bagaimana kita lagi cinta-cintanya, tiba-tiba kehilangan pasangan. Atau kita lagi dekat sama seorang , tiba-tiba dikhianati,” imbuh Tissa.
Lewat karakter-karakter di Aplikasi Iblis, lanjut Tissa, penonton bisa relate dan terwakilkan di kehidupan nyata.
Aplikasi Iblis dibintangi Junior Roberts, Dosma
Hazenbosch, Aulia Deas, Aldo Irawan Putra, Muhamad Daffa Al Harits, dan Valdes Herera. Film Aplikasi Iblis tayang
di bioskop mulai 15 Oktober 2026.
