Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2017

Lokakarya ISB dan CNI Indonesia: Peluang Bisnis Narablog Piawai

Ingat dialog Spiderman: Homecoming (2017) ketika Tony Stark merayu Peter Parker bertemu jurnalis? Dia harus meyakinkan Pete, mereka jurnalis ‘betulan’ bukan blogger (narablog). “Behind this door are real journalists, not bloggers,” tandas Stark. Sebagai narablog saya tertawa getir. Sejak itu, sentilan Stark selalu terngiang, hingga saya mengikuti Workshop Indonesian Social Blogpreneur bersama CNI Indonesia“10 Quick Tips On Content Marketing”, Plaza Festival, Jakarta (27/8/17).

Peran Diaspora Indonesia, Jusuf Kalla: Transfer Apa Yang Dimiliki

Salahsatu khas orang Indonesia adalah mudik. Di manapun kita berada pasti akan kembali ke daerah asal. Termasuk Diaspora, sebutan untuk orang Indonesia yang bekerja dan berusaha di luar negeri. Namun jangan sekadar mudik, diaspora juga diharapkan dapat berkontribusi bagi kemajuan Negeri.  “Seperti Anda, saya yakin walau lama di luar negeri suatu saat juga kembali ke tanah air, di samping ke keluarga juga ingin memajukan bangsa ini. Karena itu, harapan kita semua, apa yang dimiliki juga diviruskan ke dalam negeri,” pinta Wakil Presiden RI, M. Jusuf Kalla saat membuka Indonesian Diaspora Global Summit, Hotel JW Luansa, Jakarta (21/8/17).

HB JASSIN BUKAN YANG TERHEBAT

Berpulangnya HB Jassin pada 11 Maret 2000 seolah penanda mati juga kritik sastra hari ini. Sehingga tiada lagi karya kritik sastra mumpuni. Demikian dilontarkan Pengajar Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Mohamad Zaelani dalam Seminar Nasional Kritik Sastra “Kritik Sastra yang Memotivasi dan Menginspirasi,” Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Jakarta (15/8/17). “Terjadi kemunduran yang sangat besar setelah 90an. Seakan meninggalnya HB Jassin penanda matinya kritik sastra Indonesia. Karena setelah itu tidak ada lagi karya kritik sastra yang mumpuni,” tandasnya dalam sidang pararel di hari pertama.

Nanti Hanya Ada Kamera Ponsel dan Kamera Pro

Media sosial berbagi foto seperti Instagram memicu banyak orang menekuni fotografi ponsel pintar. Cukup foto, unggah, dan semua bisa melihat hasil karya kita. Fotografi ponsel pun jadi makin mudah. Namun bukan berarti dieksekusi alakadarnya. Fotografer XNA Photography Krisna Putra Darma mengingatkan, untuk menghasilkan foto ciamik dari kamera gawai, tetap harus memperhatikan aspek cahaya dan komposisi. “Kalau fotografi, menurut saya, kuncinya tetap lighting dan komposisi, kalau itu sudah perfect, Saya pikir bisa,” tuturnya dalam MozBelajar “Smartphone Photography”, MozillaCommunity Space Jakarta, Kuningan Barat (3/8/17).

Seminar Mosi Integral, Zulkilfi Hasan: Yuk, Kita Move On!

Bangsa Indonesia yang sudah 72 tahun menikmati kemerdekaan ini telah bersepakat untuk satu dalam keberagaman. “Kita sudah 72 tahun merdeka. Kita sudah sepakat, satu dalam keragaman, berbagai suku dan agama, saling menghormati, saling menghargai satu sama lain,” tegas Ketua MPR RI, Zulkfili Hasan saat meresmikan Seminar Nasional "Mosi Integral M. Natsir, Upaya Pemersatu Bangsa" di Gedung Merdeka, Bandung (5/8/17).

Wajib Bahasa Indonesia Bagi Pekerja Asing Direvisi, Ini Kata Kepala Badan Bahasa

Permenaker No.16 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing, yang menggantikan Permenakertrans No.12 Tahun 2013 tentang Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing, menghapus syarat berbahasa Indonesia bagi pekerja asing di Indonesia. Sementara dalam Peraturan Pemerintah (PP) RepublikIndonesia Nomor 57 Tahun 2014 Tentang Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Serta Peningkatan Fungsi Bahasa Indonesia, pada Pasal 20, menyebutkan keharusan pekerja asing yang akan bekerja, bersekolah atau menjadi warga negara Indonesia, memiliki kemampuan berbahasa Indonesia dan mengikuti pembelajaran. Walhasil, banyak yang  ke Badan Bahasa Kemendikbud RI mempertanyakan revisi Permen itu. Masih relevankah Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) bagi Orang Asing di Indonesia?