Skip to main content

Featured Post

Ordering Food is Like Choosing Netflix Show

Every company has this same question that is asked by themselves everyday: How can we provide the most unique offering to our costumers? How can we win our cuctomers’ mind and heart? The type of question Grab also have. The Singaporean transportation network company has been expanding in Indonesia eversince it’s appearance in 2014. 

Jangan Tidur Sendirian

siccin 6 horror movie

Turki adalah negara yang unik, karena terletak di antara benua Eropa dan Asia. Wilayah Turki terhampar dari semenanjung Anatolia di Asia Barat Daya sampai Balkan di Eropa Tenggara.

Perpaduan Eropa dan Asia

Di sebelah Barat Daya, negara transkontinental ini berbatasan dengan Bulgaria, serta Yunani dan laut Aegea di sebelah Barat. Di sebelah Timur dan Timur Laut, Turki berbatasan dengan Armenia, Azerbaijan, Iran, dan Georgia. Di Tenggara, negara transbenua ini berbatasan dengan Irak dan Suriah. Di sebelah selatan bergulung ombak laut Mediterania, dan Laut Hitam di sebelah Utara.      

Jadi mau sebut Turki sebagai negara Eropa atau Asia? Mungkin bisa konfirmasi ke pemimpin negerinya. Hehe. Yang jelas, menurut saya,  aspek geografis yang khas itu turut andil memberikan corak budaya bagi negeri Eurasia ini. Mau tahu buktinya? Yang paling sederhana, kita tonton saja film-film besutan mereka. Perhatikan elemen-elemen sinematografisnya, kita akan menemukan pertemuan berbagai unsur citra Eropa dan Asia.

Bila selama ini lebih sering menikmati sinema barat, atau lebih spesifik lagi karya produksi Hollywood, saya menemukan pengalaman berbeda kala menyaksikan layar lebar Turki. Horor adalah genre yang saya pilih untuk percobaan pertama saya menyaksikan film asal Turki. Saya berkesempatan mengikuti Presscreening dan Pressconfrence SICCIN 6 The Finale yang berlangsung di CGV Grand Indonesia, Rabu 25 September 2019.

Dalam suatu tontonan, saya paling suka perhatikan pernak-pernik di luar plot dan jalan cerita, tak terkecuali film genre horor. Semacam petualangan budaya. Saya memang begitu. Sempat-sempatnya mengenali latar belakang film di tengah bombardir kejutan ngeri yang menghantui di berbagai adegan. 

film horor turki

Jump Scare   

Sebagai penyuka video klip band metal gotik simfonis, saya begitu dimanja suguhan apik sinematografis film SICCIN 6. Apalagi mendengarkan musik latar lirih dan orkestra nan kelam memburu ketakutan demi ketakutan yang dialami tiap karakternya. Percakapan yang begitu asing disimak, meski ada subtitelnya, menambah keingintahuan bagi yang menggemari bahasa-bahasa dunia. 

Arsitektur rumah di daerah pedesaan Turki khas dengan dinding batu, pintu dan jendela kayu besar, serta eternit yang tinggi. Suasananya menambah kesan muram para penghuni yang gelisah di antara ornamen-ornamen ganjil yang seolah punya nyawa tersembunyi.

Tiada lagi tenang tatkala malam datang. Di situlah makhluk-makhluk astral berbondong-bondong mulai menelusup dan mengganggu alam bawah sadar manusia. Kemunculan seram yang tak terduga, tetiba mengelayut berat persis di belakang kepala, dan sontak mengagetkan dengan wujud mencekam di depan batang hidung.

Kengerian dilatarbelakangi konflik antara anggota keluarga. Benci dan serakah jadi penyulut bahan bakarnya. Penyingkapan yang bikin miris di ujung cerita patut menjadi renungan kita yang harusnya lebih banyak bersyukur dan mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

Seolah belum cukup membuat senewen anak cucu Adam dengan jump scare di mana-mana, tata rias wajah yang layak diacungi jempol itu cukup membuat saya ragu-ragu pulang dan menarik selimut. Khawatir nanti saya terlelap dan si ifrit mengintil dalam mimpi.

SICCIN 6 merupakan babak terakhir dari heksalogi karya Alper Mestçi. Saya pun mendapati tantangan saat mencoba mengaitkan jalan cerita satu sama lain. Untunglah beberapa kilas balik yang muncul membantu saya memahami kurang lebihnya. Paling afdol memang kita mesti maraton menuntaskan SICCIN 1-5 untuk mengobati rasa penasaran.    

Film ini dibintangi  antara lain Adnan Koç, Dilara Büyükbayraktar, Fatih Murat Teke, Sibel Aytan, dan Hüseyin Tas. Karakter favorit saya adalah Efsun yang dengan brilian diperankan Merve Ates. Kenapa saya memilih dia? Cari tahu sendiri, eh, ramai-ramai (kalau takut nonton sendiri) yaa.  

siccin 6 horror turki

RA Pictures   

Artis papan atas Raffi Ahmad adalah orang dibalik suksesnya SICCIN 6 diboyong ke biskop-bioskop kesayangan kita lewat RA Pictures. Suami Nagita Slavina ini menuturkan, tidak mudah membawa SICCIN 6 tayang di Indonesia. Ayah Rafatar harus melewati banyak saingan sebelum hak tayang film dengan rating 7,6 di IMDb ini jatuh ke tangannya.    

SICCIN 6 merupakan film pertama yang diimpor RA Pictures. Selain menggarap film lokal, rumah produksi milik Raffi Ahmad ini juga menjadi importir film-film asing unggulan kaliber internasional.

Film Turki dipilih karena penerimaan masyarakat Indonesia sedang tinggi-tingginya di tengah kejenuhan akan film-film asal negara lain yang sudah lebih lama hadir di tanah air. SICCIN 6 tayang serempak pada 9 Oktober 2019 di bioskop-bioskop nasional.    

Comments

  1. Wah kayaknya menarik banget secara saya senang dengan Turki yang begitu istimewa..tapi kalau horor mikir dua kali buat nonton..hehe

    ReplyDelete
  2. Film horor sih favorit saya dan tidak bikin takut saat tidur. Tapi saya masih agak ragu-ragu saat mau nonton siccin 6, eh alhamdulillah udah di ulas sedikit hehehe

    ReplyDelete

Post a Comment