Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2019

Featured Post

Ordering Food is Like Choosing Netflix Show

Every company has this same question they asked themselves everyday: How can we provide the most unique offering to our costumers? How can we win our cuctomers’ mind and heart? The type of question Grab also have. The Singaporean transportation network company has been expanding in Indonesia eversince it’s appearance in 2014. 

Sepatu Lokal, Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Bicara sepatu kets, kita langsung ingat Converse, Nike, atau Adidas. Jenama asal luar negeri ini melekat di benak kita sudah sejak lama. Sehingga nama-nama inilah yang pertama kali menyembul di kepala ketika bahas alas kaki berkualitas tinggi.

Data Akurat Untuk Selaras Program dan Anggaran

Tiap kali mendengar frasa “Kantor Urusan Agama (KUA)”, ingatan saya kembali melambung ke prosesi ijab kabul wali untuk seorang mempelai perempuan (kini jadi istri saya) yang lancar saya sambut dengan semangat. Maklum sudah terlalu lama. Selain sebagai pelaksana urusan semisal wakaf, pengetahuan saya soal KUA sebatas urusan perkawinan.
Evaluasi Pelaksanaan Program
Hingga saya berkesempatan mengikuti Evaluasi Pelaksanaan Program Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah 2019, Rabu-Jumat 6-8 November 2019, Hotel Mercure Hayam Wuruk, Jakarta. Bersama dua rekan narablog Kiki Handriyani dan Diah Woro Susanti, kami kabarkan kegiatan kepenghuluan dan kepenyuluhan ini. Di balik upaya pelayanan andal bagi masyarakat, KUA dituntut melaksanakan serangkaian koordinasi dan kerjasama antara pusat dan daerah menyangkut berbagai aspek.
Kepala Subbagian Tata Usaha pada Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Rama Wahdiansyah sebutkan, tujuan evaluasi pelaksanaan program ini adalah untuk meningkatkan capa…

Jangan Colong Buku, Kecuali Kau Chairil Anwar

Cerita penelusuran jurnalis Hasan Aspahani di tiap tapak sepi si binatang jalang untuk penulisan buku “Chairil” sarat penyingkapan mitos seputar kehidupan si pelopor sastra angkatan 45.   

Menggelandang di Batavia
Hasan mengakui, melakukan riset Charil Anwar sangat menyenangkan karena menemukan jawaban-jawaban atas stigma yang kadung melekat di Chairil, salahsatunya: pencuri buku.
“Kenapa dia suka mencuri buku. Di buku saya ceritakan ada alasan yang masuk akal. Bukan berarti mencuri itu masuk akal, tetap tidak benar. Tapi kita mengerti kenapa Chairil mencuri,” ungkapnya dalam Bedah Buku Chairil Karya Hasan Aspahani, Selasa 15 Oktober 2019,Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Jakarta.
Hasan melanjutkan, masuknya Jepang ke Indonesia memaksa Chairil keluar dari zona nyaman. Akibat Jepang menutup semua sekolah, Chairil harus berhenti sekolah MULO di daerah Pasar Baru. Semua pelajar asal Sumatera dipulangkan Jepang, termasuk kawan-kawan yang kelak jadi tokoh di antaranyaRosihan Anwar, dan …