Sasakawa Health Foundation: LSM Mesti Dekat dengan Pasien Kusta

  

Ruang Publik Sasakawa Health Foundation dan Kusta di Indonesia

Sasakawa Health Foundation mengharapkan interaksi Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) lebih dekat lagi dengan pasien kusta dan Orang Yang Pernah mengalami Kusta (OYPMK).

 

Rujukan Cepat dan Tepat 

Hal tersebut dituturkan Chief Program Officer, Hansen's Disease Program, Sasakawa Health Foundation Aya Tobiki dalam Ruang Publik KBR "Sasakawa Health Foundation dan Kusta di Indonesia", Selasa  25 Juli 2023, Kanal YouTube Berita KBR. 

Ms. Aya melanjutkan, kedekatan antara LSM dengan pasien kusta dan Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK) akan menghasilkan penerapan solusi yang cepat dan tepat. LSM bisa secara berkelanjutan mendorong dan memotivasi pasien dan OYPMK. Selain itu, LSM juga bisa lebih tanggap merespon kebutuhan pasien dan OYPMK untuk diberi rujukan yang tepat. 

Executive Director NLR Indonesia Asken Sinaga mengungkapkan peran NLR dalam penanggulangan kusta di Indonesia dengan tiga program unggulan. 

“(Kami) mengisi gap dan inovasi. Ada tiga project ungulan di NLR, yakni  DESAKU. Pendekatan yang inovatif, unik, dan komprehensif, karena ada dua track: medis dan non medis,” beber dia. 

Dijelaskan lebih lanjut, dalam Desa Sahabat Kusta (DESAKU), dua kebutuhan tersebut sekaligus dijawab. Pertama, dari komponen medis, di mana  tenaga kesehatan puskesmas diperkuat dengan layanan yang berkualitas. Sedang di sisi non medis atau aspek sosial, upaya mengikis stigma digulirkan. 

Direktur eksekutif NLR berharap, dalam dua tahun ke depan ada bukti-bukti bagus supaya Pemerintah tertarik mengadopsi program tersebut. Apalagi dengan adanya undang-undang desa, diharapkan anggaran program masyarakat desa dapat inklusif mengikutrsertakan penanggulanan kusta.    

Program unggulan kedua, yakni ”Suara Untuk Indonesia Bebas Kusta” yang merupakan kerjasama NLR dengan KBR. Lewat kegiatan ini, para pemaku kepentingan ”dibombardir” dengan konten-konten informasi kusta yang valid. Sehingga penyebarluasan informasi yang benar tentang kusta bakal mengikis dan memngurangi stigma masyarakat tentang kusta. 

Program berikutnya yakni Advokasi untuk Indonesia Nihil Kusta (ANITA) prgam oni menitikberatkan pada aspek advokasi yang belum ada dan diperbaiki. Bersama mitra termasuk PerMaTA, NLR fokus megidentifikasi semua isu advokasi terkait kusta dan menjawab dengan tepat bersama mitra. 

Selain menghadirkan Sasakawa Health Foundation, Ruang Publik KBR juga menghadirkan orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK), dan Ketua Permata Bulukumba Ardi Yansyah.  

 

Sasakawa Health Foundation 

Sasakawa Health Foundation berdiri pada 4 Mei 1974 dan bergabung dengan Sasakawa Health Science Foundation pada 10 November 2010. Kemudian Sasakawa Health Foundation bertransisi menjadi yayasan pada 1 November 2011 yang didirikan untuk kepentingan umum. 

Sasakawa Health Foundation merupakan salah satu donor potensial bagi penanganan kusta di Indonesia. Sasakawa Health Foundation fokus mengatasi penyakit kusta, tidak hanya di Jepang juga ke seluruh dunia dengan mendukung NGO dan partner lokal. 

Di Indonesia, Sasakawa Health Foundation merintis program sejak pertamakali ia berdiri.  Jumlah pasien kusta di Indonesia yang terdaftar dan ditangani Sasakawa Health Foundation sebanyak 19.938 (data sampai akhir FY 2019). 

Sasakawa Health Foundation memiliki visi: meningkatkan kesejahteraan fisik, mental, sosial dan spiritual masyarakat serta membantu untuk menjunjung martabat. Bersama semangat ”siapapun mereka, dimanapun mereka berada dan apapun keadaannya”. 

Misi Sasakawa Health Foundation yaitu mendukung masyarakat untuk menjalani kehidupan yang sehat dan bermartabat, apa pun kondisinya. 

Nilai-nilai yang ditanamkan Sasakawa Health Foundation antara lain perspektif global, ketaatan pada visi, keterbukaan terhadap ide-ide baru, keyakinan pada solusi berbasis ilmu pengetahuan, komitmen terhadap hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan, serta semangat  membantu orang lain untuk membantu diri mereka sendiri. 

Sasakawa Health Foundation berdiri pada 4 Mei 1974 dan bergabung dengan Sasakawa Health Science Foundation pada 10 November 2010. Kemudian Sasakawa Health Foundation bertransisi menjadi yayasan pada 1 November 2011 yang didirikan untuk kepentingan umum.